Sabtu, Juni 6, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Gaya Kritik Lampung: Satire Sosial Puitis Muhammad Alfariezie, Guru SMK Samudera dan Jurnalis Muda

Melda by Melda
September 5, 2025
in Bandar Lampung, Daerah
Gaya Kritik Lampung: Satire Sosial Puitis Muhammad Alfariezie, Guru SMK Samudera dan Jurnalis Muda

INSIDE POLITIK- Di tengah dinamika pendidikan dan media di Bandar Lampung, Muhammad Alfariezie hadir sebagai sosok yang unik. Di siang hari, ia mengajar di SMK Samudera Bandar Lampung, sementara di malam hari ia menulis berita sebagai jurnalis muda di Bandarlampung\_Pikiranrakyat. Di sela aktivitas tersebut, Alfariezie menyalurkan kritik sosial melalui puisi yang ia sebut Realism Satire Puitis, atau secara personal dikenal sebagai Gaya Kritik Lampung.

Lulusan FTIK Universitas Teknokrat Indonesia yang pernah aktif di komunitas sastra Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS ini menekankan bahwa puisi adalah medium yang kuat untuk menyingkap ketidakadilan sosial. Bait-bait karya Alfariezie kerap menampilkan pertentangan tajam antara kemewahan pejabat dan kesulitan hidup rakyat kecil. Salah satu contoh paling menonjol adalah puisi berjudul *Bandar Lampung: 80 Miliar dan Sakitnya Rakyat Kecil*:

BACA JUGA

Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan

Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu

Teruslah bergerak tanpa mengindahkan undang-undang di dalam negeri hukum yang rakyatnya 283 juta orang

Uang puluhan miliar tak berlaku apapun di atas tanah yang bayi-bayinya busung lapar dan rumah sakitnya berjejal pasien yang muskil membeli dunkin donuts

Seperti di Bandar Lampung, walikotanya menyiakan uang mungkin hingga 80 miliar dan walikotanya mendapat support gubernur serta dewan untuk menentang presiden dan menteri rezim jenderal

Sementara mereka juga bebas naik turun mewah di sekitar warga yang seumur-umur enggak sanggup membeli pizza tapi langsung masuk penjara ketika mencuri kotak amal saja

Puisi tersebut mengandung lima teknik penulisan yang menjadi ciri khas Gaya Kritik Lampung, yang dapat dipelajari oleh pembaca maupun penulis muda.

Realism Satire
Bait pertama memanfaatkan realism satire, menekankan fakta dan angka sosial untuk menyampaikan kritik tegas. Kalimat seperti “Teruslah bergerak tanpa mengindahkan undang-undang di dalam negeri hukum yang rakyatnya 283 juta orang” langsung menyorot perilaku penguasa dengan cara lugas, tanpa basa-basi.

Ironi Metaforis
Pada bait kedua, Alfariezie menggunakan ironi metaforis, memadukan kemewahan dengan penderitaan rakyat. Contoh: “Uang puluhan miliar tak berlaku apapun di atas tanah yang bayi-bayinya busung lapar dan rumah sakitnya berjejal pasien yang muskil membeli dunkin donuts.” Kontras antara kemewahan donat dengan penderitaan bayi dan pasien rumah sakit menciptakan efek sindiran yang kuat.

Hipotetis / Spekulatif
Bait ketiga menonjolkan unsur spekulatif atau hipotesis: “Seperti di Bandar Lampung, walikotanya menyiakan uang mungkin hingga 80 miliar.” Kalimat ini menyisipkan dugaan kritis terhadap pengelolaan anggaran yang belum jelas, membangun kesan skeptisisme dan mengajak pembaca merenung.

Kontras/Pertentangan
Dalam bait keempat, perbedaan sosial diperkuat: “Sementara mereka bebas naik turun mewah di sekitar warga yang seumur-umur enggak sanggup membeli pizza.” Jurang antara pejabat dan rakyat kecil diilustrasikan secara jelas, membuat pembaca merasakan ketidakadilan sosial secara emosional.

Puitis Sosial
Keseluruhan puisi menampilkan puitis sosial, di mana kata-kata seperti “tanah yang bayi-bayinya busung lapar” berfungsi sebagai metafora untuk penderitaan rakyat. Metafora ini tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menggugah empati dan kesadaran sosial pembaca.

Sehari-hari, Alfariezie memadukan tiga dunia: kelas, redaksi, dan puisi. Aktivitas mengajar memberinya interaksi langsung dengan generasi muda, menulis berita memberikan data dan fakta yang valid, sementara menulis puisi memberinya kebebasan untuk mengekspresikan kritik secara kreatif.

“Jurnalisme memberi saya data, sedangkan puisi memberi saya kebebasan. Ketika digabung, lahirlah apa yang saya sebut Gaya Kritik Lampung,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa menulis adalah cara paling jujur untuk menyalurkan keresahan terhadap ketidakadilan yang ia saksikan setiap hari.

Gaya Kritik Lampung dari Muhammad Alfariezie bukan hanya sekadar bentuk ekspresi seni, tetapi juga media pendidikan sosial dan pengingat bagi publik untuk menyorot isu-isu penting di sekitar mereka. Dengan teknik yang unik dan keberanian menyuarakan fakta, puisi-puisi Alfariezie menjadi jendela bagi masyarakat memahami realitas sosial di Bandar Lampung secara kritis dan reflektif.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Gaya Kritik LampungJurnalis Bandar LampungKritik SosialMuhammad AlfarieziePuisi SosialRealism SatireSastra Lampung
Previous Post

Pemkab Pringsewu Pilih Program Rehab Rumah untuk Dukung Gerakan 3 Juta Rumah Nasional

Next Post

“Hasto Di-Amnesti, Diangkat Jadi Sekjen Lagi: Politik Kok Lebih Cepat dari FYP TikTok”

Related Posts

Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan

Juni 5, 2026
Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu
Daerah

Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu

Juni 5, 2026
Pesangon Pekerja Media Diduga Dipersulit, FSP ASPEK Siapkan Gugatan ke PHI
Bandar Lampung

Pesangon Pekerja Media Diduga Dipersulit, FSP ASPEK Siapkan Gugatan ke PHI

Juni 5, 2026
Di Balik Layar Televisi, Pensiunan Karyawan Masih Menanti Haknya
Bandar Lampung

Di Balik Layar Televisi, Pensiunan Karyawan Masih Menanti Haknya

Juni 5, 2026
Satu Napiter Dibebaskan, Lapas Kalianda Pastikan Proses Reintegrasi Berjalan Optimal
Daerah

Satu Napiter Dibebaskan, Lapas Kalianda Pastikan Proses Reintegrasi Berjalan Optimal

Juni 5, 2026
Program Prabowo Masuk Pelosok, Empat Jembatan Strategis Dibangun di Tanggamus
Daerah

Program Prabowo Masuk Pelosok, Empat Jembatan Strategis Dibangun di Tanggamus

Juni 5, 2026
Next Post
“Hasto Di-Amnesti, Diangkat Jadi Sekjen Lagi: Politik Kok Lebih Cepat dari FYP TikTok”

“Hasto Di-Amnesti, Diangkat Jadi Sekjen Lagi: Politik Kok Lebih Cepat dari FYP TikTok”

Pemprov Lampung Sinergi dengan TNI AL Perkuat Swasembada Pangan, Energi, Air, dan Kembangkan Lampung sebagai Lumbung Kedelai Nasional

Pemprov Lampung Sinergi dengan TNI AL Perkuat Swasembada Pangan, Energi, Air, dan Kembangkan Lampung sebagai Lumbung Kedelai Nasional

Sinergi Kodim 0424 Tanggamus dan Insan Pers: Ngopi Bareng DPD IWO Indonesia Perkuat Hubungan dan Koordinasi

Sinergi Kodim 0424 Tanggamus dan Insan Pers: Ngopi Bareng DPD IWO Indonesia Perkuat Hubungan dan Koordinasi

BUMD Pringsewu Paparkan Strategi Bisnis dan Potensi PAD di Hadapan Komisi II DPRD

BUMD Pringsewu Paparkan Strategi Bisnis dan Potensi PAD di Hadapan Komisi II DPRD

Pemkab Pringsewu Fokus Rehab Rumah Tidak Layak Huni dalam Program 3 Juta Rumah

Pemkab Pringsewu Fokus Rehab Rumah Tidak Layak Huni dalam Program 3 Juta Rumah

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Gebyar Senyum Muharam: Ponpes Yatim Al-Ishlah Pringsewu Rayakan Milad Pertama dengan Santunan Anak Yatim

Gebyar Senyum Muharam: Ponpes Yatim Al-Ishlah Pringsewu Rayakan Milad Pertama dengan Santunan Anak Yatim

Juli 9, 2025
Adi Erlansyah Pecah Dominasi Ririn dan Fauzi di Pilkada Pringsewu

Tim Hukum Adi Erlansyah-Hisbullah Klaim Punya Bukti Kuat Pelanggaran di Pilkada Pringsewu

Desember 13, 2024
Ali Rahman dapat Rekomendasi dari PKB

Ali Rahman dapat Rekomendasi dari PKB

Juli 23, 2024
Gelombang Demonstrasi Meluas ke Lampung, Pengamat Ingatkan Jangan Keluar dari Koridor Hukum

Gelombang Demonstrasi Meluas ke Lampung, Pengamat Ingatkan Jangan Keluar dari Koridor Hukum

Agustus 31, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Pemprov Lampung Siaga Hadapi El Nino, Pengendalian Inflasi Difokuskan pada Komoditas Pangan
  • Polisi Sita Celurit Raksasa dalam Kasus Tawuran Antar Geng di Pringsewu
  • Pesangon Pekerja Media Diduga Dipersulit, FSP ASPEK Siapkan Gugatan ke PHI
  • Di Balik Layar Televisi, Pensiunan Karyawan Masih Menanti Haknya

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In