Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Februari 4, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Manuver Elit Politik Menguat, Arah Koalisi Dinilai Kian Menentukan Hasil Pemilu

Melda by Melda
Januari 23, 2026
in Pemerintahan
Manuver Elit Politik Menguat, Arah Koalisi Dinilai Kian Menentukan Hasil Pemilu

INSIDE POLITIK- Manuver elit politik menjelang Pemilu kian menguat seiring semakin dekatnya tahapan penentuan kandidat dan strategi pemenangan. Arah koalisi partai politik dinilai menjadi faktor krusial yang berpotensi menentukan hasil pemilu, baik dalam kontestasi legislatif maupun dalam pembentukan kekuasaan eksekutif.

Pergerakan ini terlihat dari meningkatnya intensitas pertemuan pimpinan partai, komunikasi lintas elite, hingga pernyataan terbuka mengenai kemungkinan kerja sama politik. Meski belum seluruhnya diformalkan, sinyal-sinyal koalisi mulai mengerucut dan membentuk peta politik yang lebih terbaca.

BACA JUGA

Politik Desa dan Dana Triliunan

Mengapa Menteri Sering Jadi Alat Partai

Pemilu sebagai instrumen demokrasi secara hukum diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam Pasal 1 angka 1, Pemilu didefinisikan sebagai sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, serta DPRD yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Dalam kerangka hukum tersebut, peran partai politik menjadi sentral. Partai bukan hanya peserta pemilu, tetapi juga aktor utama dalam membangun koalisi yang menentukan konfigurasi kekuasaan pascapemungutan suara. Ketentuan mengenai pencalonan dan pengusungan pasangan calon diatur lebih lanjut dalam UU Pemilu, termasuk mekanisme kerja sama antarpartai.

Menguatnya manuver elit menunjukkan bahwa kontestasi pemilu tidak semata berlangsung di bilik suara. Proses negosiasi politik justru terjadi jauh sebelum hari pemungutan, ketika arah koalisi mulai dirancang dan dikunci oleh elite pusat.

Di banyak kasus, koalisi dibangun bukan hanya atas dasar kedekatan ideologis, tetapi juga pertimbangan elektoral. Kalkulasi peluang menang, distribusi basis suara, hingga potensi konflik internal menjadi variabel utama dalam menentukan mitra politik.

Fenomena ini menegaskan karakter pragmatis politik elektoral di Indonesia. Partai-partai cenderung fleksibel dalam menentukan sikap, selama kerja sama tersebut dinilai menguntungkan secara strategis. Dalam konteks ini, ideologi kerap menjadi narasi pelengkap, bukan faktor penentu utama.

Arah koalisi menjadi semakin penting karena berpengaruh langsung terhadap persepsi pemilih. Koalisi besar dapat menciptakan kesan stabilitas dan kekuatan, sementara fragmentasi koalisi berpotensi memecah suara dan melemahkan daya saing kandidat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara telah menetapkan tahapan pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 167 UU Pemilu. Kepastian jadwal ini mendorong partai politik untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis agar tidak tertinggal dalam kontestasi.

Namun, penguatan manuver elit juga memunculkan kritik. Publik menilai proses koalisi kerap berlangsung elitis dan minim partisipasi akar rumput. Keputusan strategis sering kali ditentukan oleh segelintir elite, sementara aspirasi kader dan konstituen berada di posisi sekunder.

Kondisi ini menimbulkan jarak antara partai dan pemilih. Di tengah meningkatnya kesadaran politik masyarakat, pola koalisi yang terlalu transaksional berisiko memicu apatisme dan ketidakpercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Sejumlah pengamat menilai, arah koalisi tidak hanya menentukan hasil pemilu, tetapi juga kualitas pemerintahan yang terbentuk. Koalisi yang dibangun semata-mata untuk menang berpotensi rapuh ketika dihadapkan pada dinamika pemerintahan dan perbedaan kepentingan.

Sebaliknya, koalisi yang disusun dengan visi kebijakan yang jelas dinilai lebih berpeluang menciptakan stabilitas politik. Dalam konteks ini, manuver elit seharusnya tidak berhenti pada pembagian kekuasaan, tetapi juga kesepakatan programatik yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Meski demikian, sejarah pemilu menunjukkan bahwa peta koalisi tetap bersifat dinamis. Perubahan sikap politik, tekanan elektoral, hingga perkembangan isu nasional dapat menggeser arah kerja sama dalam waktu singkat.

Dengan manuver elit yang semakin menguat, pemilih dihadapkan pada tantangan untuk membaca substansi di balik simbol koalisi. Pemilu bukan hanya soal siapa berkoalisi dengan siapa, tetapi juga arah kebijakan yang akan ditempuh jika kekuasaan berhasil diraih.

Menjelang hari pemungutan suara, arah koalisi diperkirakan akan semakin menentukan. Bukan hanya bagi elite politik, tetapi juga bagi masa depan demokrasi dan kualitas pemerintahan yang dihasilkan dari pemilu tersebut.***


 

Source: FITRIYANI
Tags: Demokrasi Indonesiadinamika politikKoalisi Partai PolitikManuver Elit PolitikPemilu Nasional
Previous Post

Dinamika Politik Pascaputusan Mahkamah Konstitus

Next Post

Bandar Lampung Dilanda Kontradiksi Internet Gratis, Jalan Berlubang dan Pengelolaan Anggaran Tanpa Kompromi

Related Posts

Politik Desa dan Dana Triliunan
Pemerintahan

Politik Desa dan Dana Triliunan

Februari 3, 2026
Mengapa Menteri Sering Jadi Alat Partai
Pemerintahan

Mengapa Menteri Sering Jadi Alat Partai

Februari 3, 2026
Politik Pendidikan dan Janji Gratis Sekolah
Pemerintahan

Politik Pendidikan dan Janji Gratis Sekolah

Februari 1, 2026
Adu Gagasan atau Adu Popularitas
Pemerintahan

Adu Gagasan atau Adu Popularitas

Januari 31, 2026
Politik Subsidi dan Daya Tawar Rakyat
Pemerintahan

Politik Subsidi dan Daya Tawar Rakyat

Januari 29, 2026
Perebutan Pengaruh di Istana
Pemerintahan

Perebutan Pengaruh di Istana

Januari 28, 2026
Next Post
Bandar Lampung Dilanda Kontradiksi Internet Gratis, Jalan Berlubang dan Pengelolaan Anggaran Tanpa Kompromi

Bandar Lampung Dilanda Kontradiksi Internet Gratis, Jalan Berlubang dan Pengelolaan Anggaran Tanpa Kompromi

Banjir dan Keluhan Warga, DPRD Pesawaran Sidak Lahan Investor di Teluk Pandan

Banjir dan Keluhan Warga, DPRD Pesawaran Sidak Lahan Investor di Teluk Pandan

Keselamatan Wisata Bahari Diperketat, KSOP Berlakukan SPOG di Pesawaran

Keselamatan Wisata Bahari Diperketat, KSOP Berlakukan SPOG di Pesawaran

Malam Ini, Syaifuddin dan Isbedy Bersua di Platform TikTok

Malam Ini, Syaifuddin dan Isbedy Bersua di Platform TikTok

Audit APBD 2025 Lampung Diminta LSM PRO RAKYAT, Publik Dipanggil Awasi Penggunaan Anggaran

Audit APBD 2025 Lampung Diminta LSM PRO RAKYAT, Publik Dipanggil Awasi Penggunaan Anggaran

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Hasan Nasbi Dilantik Jadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

Hasan Nasbi Dilantik Jadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

Agustus 19, 2024
Jokowi Bantah Dirinya Dianggap Menjegal Anies di Pilkada Jakarta dan Jabar

Bersama Bashar Al Assad, Jokowi Masuk Lima Besar Pemimpin Korup Versi OCCRP

Januari 1, 2025
Rakor POP Triwulan II 2025, Bupati Parosil Tekankan Inovasi, Aksi Lapangan, dan Peran Medsos

Rakor POP Triwulan II 2025, Bupati Parosil Tekankan Inovasi, Aksi Lapangan, dan Peran Medsos

Juli 16, 2025
Megawati Sebut Kapolri Takut Temui Dirinya:Mungkin Dia Gemeter

Dukung RK-Suswono di Pilgub DKI, PDIP Pecat Effendi Simbolon

Desember 1, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Data Tanah Instansi Pemerintah Dimutakhirkan, Kantor Pertanahan Pringsewu Bergerak
  • Elite Lokal yang Mulai Membelot
  • Potensi Kakao Lampung Timur Kian Menjanjikan, Petani Bisa Panen Tiga Lapisan
  • Adu Cepat Tim Siber Partai

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In