Senin, September 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Senin, September 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Puisi Nyeleneh tentang Bandar Lampung Ini Simpan Kritik Sosial Tajam

Melda by Melda
Mei 10, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Puisi Nyeleneh tentang Bandar Lampung Ini Simpan Kritik Sosial Tajam

INSIDE POLITIK- Di tengah kecenderungan puisi modern yang sering tenggelam dalam metafora rumit dan bahasa simbolik yang terlalu abstrak, hadir sebuah puisi jenaka namun menyengat berjudul “Bandar Lampung Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik”.

Puisi karya seorang penyair berbakat Indonesia generasi baru bernama Muhammad Alfariezie ini tampil nyeleneh, vulgar, sekaligus cerdas dalam menyampaikan kritik sosial terhadap wajah kota urban yang dianggap kehilangan identitas dan kealamian.

BACA JUGA

APBD Rp1,3 Miliar Digelontorkan, UMKM Bandar Lampung Expo Keluhkan Biaya Lapak

Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Siapkan Sistem Peringatan Dini

Bandar Lampung
Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik

Bandar Lampung yang tidak
lagi cantik, apatah lagi eksotik

Saya telah kembali dari jumpa
kabupaten Klaten yang jujur
tampilannya tergolong paten

Wajahnya seperti kamu yang dulu,
yang enggak banyak bedak, yang enggak tampak blontang-blonteng seperti sekarang

Rupanya selaik kamu yang dulu,
yang tak banyak operasi pelastik
tapi penuaannya tetap menarik

Apakah kamu enggak malu, dengan
pernak-pernik mewah tapi justru
tampak menggelitik

Dibilang mirip Zaskia Gotik, tapi nanti
akan memantik respon negatif

Sebenarnya kamu kenapa, kok sekarang
kehilangan daya tarik?

Apa dia sudah tak sanggup memberi
uang jajan ke Bening Clinik?

Jika iya maka lebih baik kau bunuh
dia agar dapat berondong atau om
yang tidak pelit supaya setiap saat
dapat dana merawat wajah dan kulit

2026

Puisi ini bukan sekadar gurauan tentang kecantikan, operasi plastik, atau klinik perawatan kulit seperti Bening’s Clinic.

Di balik gaya bahasa populer dan sindiran yang terkesan receh, tersimpan kritik tajam terhadap kondisi Bandar Lampung yang dinilai semakin dipenuhi pencitraan kosmetik, tetapi kehilangan pesona dasarnya sebagai kota yang nyaman, jujur, dan berkarakter.

Satire Juvenalian: Kritik Tajam yang Menertawakan Kehancuran

Puisi ini sangat cocok dibaca menggunakan teori Satire Juvenalian. Istilah ini berasal dari nama penyair Romawi kuno, Decimus Junius Juvenalis atau yang lebih dikenal sebagai Juvenal.

Juvenal merupakan sastrawan yang hidup pada abad pertama dan kedua Masehi.

Ia terkenal karena karya-karya satirenya yang keras, pahit, penuh kemarahan moral, dan menyerang kemunafikan sosial maupun kebusukan penguasa Romawi.

Berbeda dengan satire Horatian yang ringan dan lucu, satire Juvenalian bersifat lebih gelap, tajam, bahkan kadang brutal dalam mengejek objek kritiknya.

Ciri utama satire Juvenalian ialah:
• nada sinis dan pedas,
• kemarahan moral,
• penghinaan terhadap kepalsuan,
• serta penggunaan humor untuk menyerang kemerosotan sosial.

Semua unsur itu tampak jelas dalam puisi ini.

Kota sebagai Perempuan yang Menua secara Artifisial

Penyair mempersonifikasikan Bandar Lampung seperti seorang perempuan yang dahulu alami dan menarik, tetapi kini berubah menjadi sosok penuh kosmetik dan operasi plastik.
Larik:

“Wajahnya seperti kamu yang dulu,
yang enggak banyak bedak hingga
tampak blontang-blonteng”

menggambarkan nostalgia terhadap kejujuran wajah lama kota.

Namun pada bagian berikutnya, penyair mulai melancarkan serangan satirnya:

“Apakah kamu enggak malu, dengan
pernak-pernik mewah tapi justru
tampak menggelitik”

Di sini, kemewahan kota dianggap hanya dekorasi kosong. Kritik diarahkan pada pembangunan yang mungkin tampak glamor di permukaan, tetapi kehilangan substansi dan estetika yang tulus.

Humor Kasar sebagai Senjata Kritik

Kekuatan utama puisi ini justru terletak pada keberaniannya menggunakan bahasa populer, bahkan terkesan “tidak puitis”.

Muhammad Alfariezie memasukkan nama Zaskia Gotik dan Bening’s Clinic untuk membangun efek parodi budaya populer.

Larik paling satir muncul pada penutup:

“Apa dia sudah tak sanggup memberi
uang jajan ke Bening Clinik?”

Kalimat ini sebenarnya bukan soal klinik kecantikan, melainkan metafora tentang ketidakmampuan mempertahankan citra kota.

Penyair menyindir bahwa kota kini seperti seseorang yang bergantung pada “make up sosial” agar tetap tampak menarik.
Bahkan bagian:

“lebih baik kau bunuh dia agar dapat berondong atau om yang tidak pelit”
menjadi bentuk hiperbola satiris khas Juvenalian — kasar, berlebihan, tetapi efektif mengguncang pembaca.

Kritik Urban Generasi Baru

Puisi ini menunjukkan bahwa penyair muda Indonesia kini tidak lagi terpaku pada romantisme alam atau kesedihan personal semata.

Mereka mulai membawa kritik urban dengan bahasa media sosial, budaya populer, dan humor jalanan.

Justru karena memakai diksi sehari-hari, puisi ini terasa dekat dengan realitas masyarakat.

Ia tidak berbicara dari menara gading sastra, tetapi dari keresahan warga kota yang melihat daerahnya berubah menjadi ruang penuh pencitraan.

Puisi “Bandar Lampung Enggak Sanggung Jajan Bening Klinik” membuktikan bahwa satire masih hidup dalam sastra Indonesia modern.

Dengan gaya nakal, sinis, dan penuh ironi, penyair berhasil menghadirkan kritik sosial yang menghibur sekaligus menampar.

Di tangan penyair generasi baru seperti ini, puisi bukan lagi sekadar rangkaian kata indah, melainkan senjata estetik untuk mengejek kepalsuan zaman.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BandarLampungMuhammadAlfarieziePuisiModernPuisiSatireSastraIndonesiaSatireJuvenalian
Previous Post

Kepala BBWS Ungkap Penyebab Banjir Bandar Lampung dalam Forum Diskusi

Next Post

Penyair Muda Indonesia Angkat Kemarahan Sosial Lewat Puisi Satire Politik

Related Posts

APBD Rp1,3 Miliar Digelontorkan, UMKM Bandar Lampung Expo Keluhkan Biaya Lapak
Bandar Lampung

APBD Rp1,3 Miliar Digelontorkan, UMKM Bandar Lampung Expo Keluhkan Biaya Lapak

September 28, 2026
Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Siapkan Sistem Peringatan Dini
Daerah

Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Siapkan Sistem Peringatan Dini

September 28, 2026
Ops Antik Krakatau 2026: 530 Tersangka Diamankan, Barang Bukti Capai Rp158,8 Miliar
Bandar Lampung

Ops Antik Krakatau 2026: 530 Tersangka Diamankan, Barang Bukti Capai Rp158,8 Miliar

September 28, 2026
Perangkat Desa di Tanjung Bintang Diduga Diperas, Uang Rp3 Juta Diserahkan
Daerah

Perangkat Desa di Tanjung Bintang Diduga Diperas, Uang Rp3 Juta Diserahkan

September 28, 2026
Bus dari Palembang Bawa 2.775 Burung Tanpa Dokumen, Terjaring di Bakauheni
Daerah

Bus dari Palembang Bawa 2.775 Burung Tanpa Dokumen, Terjaring di Bakauheni

September 28, 2026
K3S SD Lampung Tengah Disorot, Kejari Dalami Dugaan Pungli hingga Monopoli Blanko Ijazah
Daerah

K3S SD Lampung Tengah Disorot, Kejari Dalami Dugaan Pungli hingga Monopoli Blanko Ijazah

September 28, 2026
Next Post

Penyair Muda Indonesia Angkat Kemarahan Sosial Lewat Puisi Satire Politik

ASDP Bakauheni Rayakan HUT ke-53, Dari Turnamen Olahraga hingga Charity Run

ASDP Bakauheni Rayakan HUT ke-53, Dari Turnamen Olahraga hingga Charity Run

Muhammad Alfariezie Hadirkan Kritik Sosial Tajam lewat Puisi Hakim Pembegalan Buat Wali Kota

Muhammad Alfariezie Hadirkan Kritik Sosial Tajam lewat Puisi Hakim Pembegalan Buat Wali Kota

Alarm Pendidikan Bandar Lampung, BOSDA Rp9,5 Miliar Belum Cair hingga Mei 2026

Alarm Pendidikan Bandar Lampung, BOSDA Rp9,5 Miliar Belum Cair hingga Mei 2026

Dalu Agung Darmawan: Arsip Elektronik Harus Dikelola Secara Akuntabel

Dalu Agung Darmawan: Arsip Elektronik Harus Dikelola Secara Akuntabel

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Petahana Eva-Deddy Daftar ke KPU Bandar Lampung

Petahana Eva-Deddy Daftar ke KPU Bandar Lampung

Agustus 28, 2024
Soal Aksi Demo Pegawai Kemendiktisaintek, Satryo: Kita Mutasi Besar-besaran

Banyak Masalah di Kemendiktisaintek, Mendiktisaintek Satryo Bungkam

Januari 23, 2025
Wagub Jihan Nurlela Tegaskan Nilai Empati dalam Profesi Perawat Saat Hadiri Capping Day STIKES Baitul Hikmah

Wagub Jihan Nurlela Tegaskan Nilai Empati dalam Profesi Perawat Saat Hadiri Capping Day STIKES Baitul Hikmah

Mei 7, 2025
Acmad Johani Gelar Reses ke-Dua di Desa Seloretno, Fokus Membantu Masyarakat

Acmad Johani Gelar Reses ke-Dua di Desa Seloretno, Fokus Membantu Masyarakat

Agustus 15, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • APBD Rp1,3 Miliar Digelontorkan, UMKM Bandar Lampung Expo Keluhkan Biaya Lapak
  • Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami, Lapas Kalianda Siapkan Sistem Peringatan Dini
  • Ops Antik Krakatau 2026: 530 Tersangka Diamankan, Barang Bukti Capai Rp158,8 Miliar
  • Perangkat Desa di Tanjung Bintang Diduga Diperas, Uang Rp3 Juta Diserahkan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In