INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memberikan motivasi kepada para lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) untuk meningkatkan keterampilan, daya saing, dan inovasi dalam menghadapi momentum bonus demografi.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Unila dalam rangka yudisium Program Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Tahun 2026 di Aula Gedung A Fakultas Teknik Unila, Kamis (23/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Marindo mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan pendidikan dan bersiap memasuki dunia kerja.
“Selamat kepada adik-adik semua. Anda telah memasuki fase kehidupan yang nyata. Tantangan ke depan bukan hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi bagaimana mampu menaklukkan dunia,” ujarnya.
Menariknya, Marindo bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga tercatat sebagai wisudawan Program Profesi Insinyur (PPI) Fakultas Teknik Unila. Gubernur Mirza meraih predikat terbaik pertama dengan IPK 3,88, sementara Marindo menjadi terbaik kedua dengan IPK 3,79.
Marindo menyoroti kondisi Provinsi Lampung yang saat ini berada dalam fase bonus demografi, di mana sekitar 69,24 persen penduduk berada pada usia produktif.
Menurutnya, kondisi ini dapat menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun juga berpotensi menjadi tantangan jika tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang memadai.
“Ini bisa menjadi kekuatan besar, tetapi juga bisa menjadi ancaman jika tidak dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan, baik melalui peningkatan keterampilan, kemampuan adaptasi, maupun semangat belajar sepanjang hayat.
“Ke depan, tantangan bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi bagaimana menciptakan peluang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” tambahnya.
Marindo juga mengajak para lulusan untuk berperan aktif mendukung program pemerintah, khususnya penguatan ekonomi berbasis desa melalui program Desaku Maju yang sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Sebagai alumni Teknik Sipil Unila angkatan 1998, Marindo mengaku bangga terhadap almamaternya dan mengingatkan bahwa pendidikan tidak berhenti setelah lulus.
“Menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. Ilmu bukan sekadar gelar, tetapi bekal untuk berkembang dan memberi manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus menjalin kolaborasi dengan Fakultas Teknik Unila dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sinergi ini penting agar lulusan perguruan tinggi dapat berperan langsung dalam mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya.***
















