Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

2.652 Paket Pengadaan Sekretariat DPRD Lamsel Jadi Sorotan, Anggaran Rp24 Miliar Dipertanyakan

Melda by Melda
September 13, 2026
in Daerah, Lampung Selatan
2.652 Paket Pengadaan Sekretariat DPRD Lamsel Jadi Sorotan, Anggaran Rp24 Miliar Dipertanyakan

INSIDE POLITIK- Anggaran puluhan miliar rupiah di Sekretariat DPRD Kabupaten Lampung Selatan tahun 2026 mulai menuai sorotan. Bukan hanya karena nilainya yang mencapai sekitar Rp24 miliar, tetapi juga karena dominasi belanja perjalanan dinas dan kegiatan meeting dalam kota yang menyedot sebagian besar anggaran pengadaan.

Sorotan tajam itu disampaikan Rizki Septiawan Dwi Hakim, mahasiswa Magister Manajemen Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, mantan pengurus DPC GMNI Kota Bandar Lampung periode 2020–2024, sekaligus tokoh pemuda Lampung Selatan.

BACA JUGA

Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029

Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Menurutnya, besarnya anggaran tersebut patut diuji melalui keterbukaan informasi, bukan sekadar dipertontonkan dalam bentuk angka pagu dan daftar paket pengadaan.

Berdasarkan data yang menjadi sorotan, terdapat 2.652 paket pengadaan di Sekretariat DPRD Lampung Selatan pada 2026. Dari jumlah tersebut, dua pos anggaran mencatat nilai yang sangat besar, yakni perjalanan dinas biasa sebesar Rp7,74 miliar dan meeting dalam kota sebesar Rp6,95 miliar.

Jika dijumlahkan, kedua pos tersebut mencapai Rp14,69 miliar, atau lebih dari 61 persen dari total nilai pengadaan sekitar Rp24 miliar.

Angka itu tentu bukan nominal yang bisa dianggap sekadar uang receh di laci kantor.

Pertanyaannya, apa yang sebenarnya terjadi di balik angka tersebut?

Apakah Rp7,74 miliar untuk perjalanan dinas benar-benar mencerminkan kebutuhan kerja kedewanan dan kesekretariatan? Berapa kali perjalanan dilakukan? Siapa saja yang berangkat? Ke mana tujuan perjalanan? Berapa jumlah peserta? Berapa biaya transportasi, hotel, uang harian, serta komponen pengeluaran lainnya?

Rizki menilai, pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan bentuk kecurigaan tanpa dasar, melainkan bagian dari hak publik untuk mengetahui bagaimana uang negara dibelanjakan.

“Kalau anggaran perjalanan dinas mencapai miliaran rupiah, masyarakat berhak mengetahui perjalanan itu untuk apa, siapa yang berangkat, ke mana tujuannya, dan apa hasilnya,” demikian substansi kritik yang disampaikannya.

Meeting Dalam Kota Hampir Rp7 Miliar, Rapatnya Sebanyak Apa?

Sorotan berikutnya mengarah pada anggaran meeting dalam kota sebesar Rp6,95 miliar.

Pos ini menimbulkan pertanyaan yang tak kalah serius. Bagaimana kegiatan pertemuan di dalam kota dapat menyerap anggaran hampir Rp7 miliar?

Berapa jumlah pertemuannya? Berapa peserta yang terlibat? Apakah seluruh kegiatan memiliki agenda, daftar hadir, dokumentasi, serta hasil yang jelas?

Sebab, jika perjalanan dinas membutuhkan biaya transportasi dan akomodasi, meeting dalam kota setidaknya perlu memiliki penjelasan yang masuk akal mengenai besaran belanjanya.

Jangan sampai publik hanya mengetahui bahwa rapat telah dilaksanakan, sementara substansi rapat, jumlah peserta, dan hasilnya menguap bersama konsumsi yang sudah disantap.

Dalam kritiknya, Rizki menekankan bahwa anggaran besar harus berbanding lurus dengan manfaat yang dapat diukur. Bukan sekadar terserap, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Swakelola dan Status Berjalan, Dokumen Pertanggungjawaban Harus Terbuka

Berdasarkan data yang disoroti, kedua paket tersebut menggunakan metode swakelola dan berstatus sedang berjalan.

Kondisi ini membuat transparansi menjadi semakin penting. Status kegiatan yang masih berjalan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan informasi publik, terutama mengenai tujuan kegiatan, mekanisme pelaksanaan, serta penggunaan anggaran.

Rizki mempertanyakan sejauh mana masyarakat dapat mengakses dokumen yang berkaitan dengan realisasi belanja tersebut.

Mulai dari rincian perjalanan dinas, surat tugas, laporan perjalanan, daftar peserta, bukti pengeluaran, hingga dokumen pertanggungjawaban meeting dalam kota.

“Uang yang digunakan bukan uang pribadi pejabat atau pegawai. Itu uang publik. Karena itu, penggunaannya harus bisa diperiksa dan dijelaskan secara terbuka,” menjadi inti kritik Rizki terhadap persoalan tersebut.

Jangan Sampai Anggaran Besar Hanya Melahirkan Laporan Tebal

Dalam perspektif pengawasan anggaran, persoalan utama bukan semata-mata besar atau kecilnya belanja. Perjalanan dinas dan meeting merupakan kegiatan yang dapat memiliki dasar kebutuhan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Namun, besarnya anggaran tetap harus diikuti dengan kewajaran, efisiensi, transparansi, dan hasil yang terukur.

Rizki menilai, Sekretariat DPRD Lampung Selatan perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai penggunaan anggaran tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Jika seluruh kegiatan memang dibutuhkan, dilaksanakan sesuai ketentuan, dan didukung dokumen pertanggungjawaban yang sah, maka keterbukaan justru dapat memperkuat kepercayaan publik.

Sebaliknya, apabila ditemukan kegiatan yang tidak jelas, belanja yang tidak wajar, anggaran yang tidak terserap, atau pertanggungjawaban yang bermasalah, maka persoalan tersebut patut ditindaklanjuti oleh aparat pengawasan internal maupun lembaga berwenang sesuai ketentuan.

Sebab, Rp14,69 miliar bukan sekadar angka dalam tabel pengadaan. Di baliknya ada uang rakyat yang seharusnya kembali dalam bentuk pelayanan, kinerja, dan manfaat nyata.

Masyarakat tidak sedang meminta semua rapat dibatalkan atau seluruh perjalanan dinas dihentikan. Masyarakat hanya ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memiliki alasan, tujuan, bukti, dan hasil.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: AnggaranDaerahDPRDLampungSelatanLampungSelatanMeetingDalamKotaPengadaanBarangJasaPerjalananDinasSekretariatDPRDTransparansiAnggaran
Previous Post

Politik Bank Daerah

Next Post

Dugaan IPAL, Bahu Jalan hingga Pajak Disorot, DPRD Bandar Lampung Diminta Periksa RM Bu Lin

Related Posts

Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029
Bandar Lampung

Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029

Oktober 28, 2026
Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan
Daerah

Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Oktober 28, 2026
Ardhyo Prayogo Tekankan Pentingnya Pembinaan dan Pengawasan PPAT Berkelanjutan
Daerah

Ardhyo Prayogo Tekankan Pentingnya Pembinaan dan Pengawasan PPAT Berkelanjutan

Oktober 28, 2026
Hak Tanah Masyarakat Bisa Dipulihkan, UU Reforma Agraria Atur Penyelesaian Konflik
Daerah

Hak Tanah Masyarakat Bisa Dipulihkan, UU Reforma Agraria Atur Penyelesaian Konflik

Oktober 28, 2026
Upacara Sumpah Pemuda di BNNK Lampung Selatan, Pemuda Diajak Jadi Duta Anti Narkoba
Daerah

Upacara Sumpah Pemuda di BNNK Lampung Selatan, Pemuda Diajak Jadi Duta Anti Narkoba

Oktober 28, 2026
Bapas Kotabumi Libatkan Klien Anak dalam Upacara Sumpah Pemuda, Ini Tujuannya
Daerah

Bapas Kotabumi Libatkan Klien Anak dalam Upacara Sumpah Pemuda, Ini Tujuannya

Oktober 28, 2026
Next Post
Dugaan IPAL, Bahu Jalan hingga Pajak Disorot, DPRD Bandar Lampung Diminta Periksa RM Bu Lin

Dugaan IPAL, Bahu Jalan hingga Pajak Disorot, DPRD Bandar Lampung Diminta Periksa RM Bu Lin

Mengapa BUMD Diperas

Mengapa BUMD Diperas

Kemarau Melanda, Warga Sukarame Gelar Sholat Istisqo Memohon Hujan

Kemarau Melanda, Warga Sukarame Gelar Sholat Istisqo Memohon Hujan

Tanggul Mitigasi Konflik Gajah Way Kambas Capai 82 Persen, Akses Petani Jadi Sorotan

Tanggul Mitigasi Konflik Gajah Way Kambas Capai 82 Persen, Akses Petani Jadi Sorotan

Besi Eks Jembatan Terbengkalai 5 Tahun, Warga Banjarejo Masih Menunggu Jembatan

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Anggaran BOSDA Mengendap, Sekolah Masih Andalkan Sumbangan Wali Murid

Anggaran BOSDA Mengendap, Sekolah Masih Andalkan Sumbangan Wali Murid

April 3, 2026
PWP SS Lampung Resmi Lantik Pengurus Baru, Nurhasanah Jabat Dewan Penasehat

PWP SS Lampung Resmi Lantik Pengurus Baru, Nurhasanah Jabat Dewan Penasehat

Juni 10, 2026
Kental dengan Intervensi dan Masih Terkait Pilpres, Begini Cerita Anindya Bakrie Terpilih jadi Ketum Kadin

Kental dengan Intervensi dan Masih Terkait Pilpres, Begini Cerita Anindya Bakrie Terpilih jadi Ketum Kadin

September 16, 2024
Pemkab Lampung Barat Gandeng BRI, Transaksi Keuangan Daerah Bakal Dioptimalkan

Pemkab Lampung Barat Gandeng BRI, Transaksi Keuangan Daerah Bakal Dioptimalkan

September 25, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Gerakan Mahasiswa Serbia Jadi Sorotan, PRO RAKYAT Dorong Anak Muda Kawal Pemilu 2029
  • Polda Papua Barat Daya Perkuat Kolaborasi TNI dan Pemda untuk Jaga Stabilitas Keamanan
  • Ardhyo Prayogo Tekankan Pentingnya Pembinaan dan Pengawasan PPAT Berkelanjutan
  • Hak Tanah Masyarakat Bisa Dipulihkan, UU Reforma Agraria Atur Penyelesaian Konflik
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In