Rabu, September 16, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, September 16, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

TNWK Bangun Sistem Pengawasan Terpadu Berbasis AI, Perbatasan 167 Kilometer Dipantau

Melda by Melda
September 16, 2026
in Daerah, Lampung Timur
TNWK Bangun Sistem Pengawasan Terpadu Berbasis AI, Perbatasan 167 Kilometer Dipantau

INSIDE POLITIK- Penerapan Sistem Pengawasan Terpadu (Integrated Surveillance System) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dipadukan dengan infrastruktur mitigasi puluhan kilometer kini membentang di perbatasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Integrasi teknologi dengan pendekatan kemasyarakatan tersebut disebut berhasil menekan angka interaksi negatif antara gajah sumatra dan warga desa penyangga hingga nol kasus sepanjang Juli dan Agustus 2026.

BACA JUGA

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

Wujudkan Generasi Bebas Narkoba, BNNK Lampung Selatan Gandeng Mahasiswa Pariwisata ITERA

Pembangunan infrastruktur mitigasi yang menggunakan konsep Swakelola Tipe IV itu melibatkan sebanyak 1.091 warga lokal.

Inisiatif tersebut memadukan infrastruktur fisik, kecerdasan buatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik agraria-konservasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Mata Digital di Belantara

Teknologi AI menjadi salah satu tumpuan utama dalam memantau kawasan perbatasan sepanjang 167 kilometer.

Pengawasan dilakukan secara terpusat melalui command center dengan memanfaatkan kamera CCTV 360 derajat yang dipasang setiap satu kilometer di sepanjang garis batas.

Kamera pemantau tersebut terintegrasi langsung dengan drone dan 38 kamera jebak (camera trap) yang tersebar di dalam kawasan belantara TNWK.

“Sistem yang kita bangun berbasis AI, artificial intelligence. Melalui sistem ini, kita bisa memproyeksi pergerakan gajah hingga mendeteksi kondisi kesehatannya, apakah kurang vitamin atau sedang sakit,” ujar Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi bersama kepala desa/kampung penyangga kawasan TNWK di Aula Balai TNWK pada Selasa (13/9/2026).

Sriyanto menuturkan, pengawasan digital juga disebut mampu menekan tindak kejahatan kehutanan. Dalam enam bulan terakhir, sistem tersebut telah memfasilitasi tiga kali penangkapan pelaku perburuan dan kegiatan ilegal di dalam kawasan.

Pemasangan CCTV 360 derajat juga disebut menjadi solusi terhadap ancaman perusakan alat pemantau. Sebelumnya, sebanyak 38 dari 52 kamera jebak sempat dibakar atau diambil kartu memorinya oleh oknum tak bertanggung jawab.

Selain memantau satwa, dashboard digital yang dikembangkan bersama mahasiswa dan alumni Universitas Lampung (Unila) juga mampu mendeteksi potensi kejahatan dan aktivitas warga di sepanjang perbatasan, termasuk mengidentifikasi kendaraan tanpa pelat nomor serta aksi balap liar.

Denyut Ekonomi Desa Penyangga

Pembangunan infrastruktur mitigasi fisik dikerjakan secara intensif sejak awal Juni 2026.

Proyek tersebut mencakup pembuatan tanggul tanah, kanal, pagar pipa baja, pagar H-Beam, pos pantau, jembatan, dan sejumlah infrastruktur lainnya.

Seluruh pekerjaan fisik di lapangan memprioritaskan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa sekitar.

“Sejak awal saya tegaskan, seluruh kegiatan ini harus menguntungkan masyarakat, dan saat ini progres keseluruhan telah mencapai 82 persen,” kata Sriyanto.

Presiden Prabowo Subianto sendiri menginstruksikan restorasi ekosistem infrastruktur di TNWK sebagai bagian dari upaya menekan interaksi negatif antara manusia dan gajah.

“Perputaran dana proyek yang mencapai ratusan miliar rupiah ini memberikan suntikan ekonomi langsung bagi warga desa penyangga,” ujar Sriyanto.

Merajut Harmoni Satwa dan Warga

Transformasi pengawasan digital tersebut juga diiringi dengan upaya penguatan kapasitas sosial masyarakat.

Sriyanto menyoroti perbedaan kondisi gajah liar di Way Kambas yang dinilai cenderung kurus dan bersikap agresif dibandingkan dengan gajah di Thailand yang tampak sehat dan jinak karena besarnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan pakan.

“Di Thailand, masyarakat ikut memberi pakan melalui yayasan dan sukarelawan. Kita ingin meniru hal positif itu. Semakin sering gajah melintas dengan aman, semakin banyak wisatawan yang datang,” harap Sriyanto.

Langkah harmonisasi tersebut akan diwujudkan melalui rencana kerja sama penyediaan pakan gajah yang dikontrakkan langsung kepada warga dan koperasi desa penyangga.

Dalam pertemuan tersebut, Komite Gabungan juga berkomitmen menyediakan 10 titik sumur bor dan embung di area rawan kebakaran hutan, seperti Resort Susunan Baru.

Fasilitas tersebut akan memiliki fungsi ganda, yakni sebagai sarana pemadaman api sekaligus tempat minum satwa ketika musim kemarau.

Pada sektor ekonomi kreatif, mesin penyulingan minyak serai dibangun di Desa Braja Asri sebagai pusat percontohan produk olahan turunan.

Seluruh fasilitas tersebut disiapkan menjelang rencana peresmian oleh Presiden RI pada Oktober mendatang, yang akan dirangkaikan dengan penyelenggaraan Festival Way Kambas dengan target 3.000 pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur turut memberikan dukungan dengan memperbaiki infrastruktur jalan akses dari Pasar Tridatu Rajabasa Lama, Labuhan Ratu, menuju pintu masuk kawasan taman nasional.

“Sekokoh apa pun bangunan yang kita buat, kalau gajah marah, pasti akan runtuh. Yang paling utama adalah kehadiran dan rasa menyatu kita semua. Taman Nasional Way Kambas adalah milik kita bersama,” tegas Sriyanto.***

Source: OSCAR SIHOTANG
Tags: AIArtificialIntelligenceGajahSumatraKonservasiLampungTimurTNWKWayKambas
Previous Post

Wujudkan Generasi Bebas Narkoba, BNNK Lampung Selatan Gandeng Mahasiswa Pariwisata ITERA

Next Post

Related Posts

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung
Bandar Lampung

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

September 16, 2026
Wujudkan Generasi Bebas Narkoba, BNNK Lampung Selatan Gandeng Mahasiswa Pariwisata ITERA
Daerah

Wujudkan Generasi Bebas Narkoba, BNNK Lampung Selatan Gandeng Mahasiswa Pariwisata ITERA

September 16, 2026
Warga Dusun Kayu Tabu Krisis Air Bersih, Satpolairud Polres Lampung Selatan Bergerak
Daerah

Warga Dusun Kayu Tabu Krisis Air Bersih, Satpolairud Polres Lampung Selatan Bergerak

September 15, 2026
Pria 57 Tahun di Ambarawa Ditemukan Meninggal, Polisi Dalami Latar Belakang Peristiwa
Daerah

Pria 57 Tahun di Ambarawa Ditemukan Meninggal, Polisi Dalami Latar Belakang Peristiwa

September 15, 2026
Monev ke Kantor Pertanahan Tanggamus, Kepala BPN Lampung Soroti Kinerja dan Kualitas Pelayanan
Daerah

Monev ke Kantor Pertanahan Tanggamus, Kepala BPN Lampung Soroti Kinerja dan Kualitas Pelayanan

September 15, 2026
Kepala Kanwil BPN Lampung Temui Bupati Tanggamus, Sinergi Pelayanan Pertanahan Diperkuat
Daerah

Kepala Kanwil BPN Lampung Temui Bupati Tanggamus, Sinergi Pelayanan Pertanahan Diperkuat

September 15, 2026
Next Post

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Pemprov Lampung Perkuat Program MBG dan Ekonomi Kreatif Lewat Kegiatan MASAMO

Pemprov Lampung Perkuat Program MBG dan Ekonomi Kreatif Lewat Kegiatan MASAMO

Februari 15, 2026
Pemkab Lampung Selatan Ikuti Panen Raya Serentak, Dukung Target Swasembada Pangan 2027

Pemkab Lampung Selatan Ikuti Panen Raya Serentak, Dukung Target Swasembada Pangan 2027

April 7, 2025
Puisi Romantis Kontemplatif Muhammad Alfariezie, Pengalaman Personal yang Universal

Jalan Edeilweis dan Etika Perjalanan Menuju Kebenaran

Desember 30, 2025
Kabar Baik, KPU Tak Larang Gerakan Pilih Kotak Kosong di Pilkada Serentak 2024

Komisi II dan KPU Sepakat Pilkada Ulang Tahun 2025 jika Kotak Kosong Menang

September 11, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Raperda Desa Wisata Didorong Jadi Jalan Perjuangan Ekonomi Rakyat Lampung
  • (tanpa judul)
  • TNWK Bangun Sistem Pengawasan Terpadu Berbasis AI, Perbatasan 167 Kilometer Dipantau
  • Wujudkan Generasi Bebas Narkoba, BNNK Lampung Selatan Gandeng Mahasiswa Pariwisata ITERA
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In