Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Kamis, Oktober 22, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Gajah Tak Disakiti, Warga Dapat Cuan: Pagar Lebah Jadi Strategi Baru di TNWK

Melda by Melda
September 4, 2026
in Daerah, Lampung Timur
Gajah Tak Disakiti, Warga Dapat Cuan: Pagar Lebah Jadi Strategi Baru di TNWK

INSIDE POLITIK- Upaya mencegah gajah Sumatra keluar dari kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terus dikembangkan. Kali ini, pendekatan berbasis alam dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat melalui program pagar sarang lebah di wilayah perbatasan kawasan konservasi.

Program tersebut dikembangkan Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra TNWK. Konsepnya tidak sekadar menjadi penghalang alami agar gajah tidak keluar kawasan, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi bagi warga desa penyangga melalui budidaya lebah madu Apis cerana.

BACA JUGA

Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat, Lapas Kalianda Bangun Sinergi Lintas Sektor

Bapas se-Lampung Gandeng Masyarakat, Siapkan Penguatan Pembimbingan Kemasyarakatan

Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra TNWK, Brigjen TNI Sriyanto, mengatakan pembangunan pagar di batas kawasan menjadi salah satu langkah taktis untuk menghadapi konflik manusia dan gajah yang telah berlangsung sejak dekade 1980-an.

Menurut Sriyanto, persoalan tersebut bukan masalah sederhana. Konflik manusia dan gajah berkaitan dengan krisis keanekaragaman hayati serta dinamika kepentingan pembangunan. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan pendekatan yang terintegrasi.

“Untuk mengatasi hal ini diperlukan solusi terpadu, seperti menciptakan kawasan satwa liar, memanfaatkan teknologi, dan mendorong upaya konservasi berbasis komunitas,” ungkap Brigjen TNI Sriyanto.

Salah satu pendekatan yang kini dikembangkan adalah pagar sarang lebah. Metode yang telah diuji di sejumlah wilayah Afrika tersebut memanfaatkan respons alami gajah terhadap keberadaan lebah.

“Pagar sarang lebah adalah salah satu solusi berbasis alam yang telah diujicoba di Afrika untuk mencegah gajah keluar dari kawasan konservasi. Suara dengungan dan sengatan lebah akan membuat gajah merasa takut dan menjauh namun tidak membahayakan gajah,” jelas Sriyanto.

Konsep ini membuat program pagar lebah memiliki dua fungsi sekaligus. Dari sisi konservasi, keberadaan sarang lebah di sekitar batas kawasan diharapkan membantu mencegah gajah mendekati wilayah permukiman atau lahan warga.

Sementara dari sisi ekonomi, warga desa penyangga dapat memanfaatkan sarang tersebut untuk mengembangkan budidaya lebah madu asli Indonesia jenis Apis cerana.

Lebah jenis ini dinilai cocok dengan iklim tropis Indonesia. Potensi tersebut menjadi salah satu alasan program pagar lebah tidak hanya diarahkan sebagai strategi mitigasi konflik satwa, tetapi juga sebagai peluang pengembangan usaha masyarakat.

Program tersebut mencatat kebutuhan madu di Indonesia terus meningkat sekitar 10-15 persen per tahun. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan 2024 yang menjadi acuan program, konsumsi madu Indonesia baru berada di angka sekitar 220 gram per kapita per tahun, sementara impor madu masih mencapai lebih dari 60 persen dari total kebutuhan.

Potensi pendapatan dari budidaya lebah juga dinilai cukup menjanjikan. Satu koloni Apis cerana disebut mampu menghasilkan sekitar 5 hingga 8 kilogram madu per tahun.

Jika harga jual berada di kisaran Rp150.000 per kilogram, maka 10 koloni lebah berpotensi menghasilkan tambahan pendapatan sekitar Rp7,5 juta hingga Rp15 juta per tahun.

“1 koloni Apis cerana bisa hasilkan 5-8 kg madu/tahun. Dengan harga Rp150.000/kg, 10 koloni bisa jadi tambahan penghasilan Rp7,5 juta – Rp15 juta/tahun. Ini potensi besar untuk UMKM dan ekonomi keluarga di Bandar Lampung,” lanjut keterangan dalam program tersebut.

Dengan skema tersebut, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai pihak yang terdampak konflik manusia dan gajah, tetapi juga dilibatkan sebagai bagian dari solusi.

Program pagar lebah sekaligus diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru bagi UMKM dan keluarga di sekitar kawasan konservasi.

Manfaatnya pun tidak berhenti pada sektor ekonomi. Keberadaan lebah juga memiliki peran penting terhadap ekosistem dan pertanian warga.

Berdasarkan data FAO 2023 yang dicantumkan dalam program tersebut, sekitar 75 persen tanaman pangan sangat bergantung pada proses penyerbukan yang dibantu lebah.

“Keberadaan lebah membantu menjaga ekosistem, membantu proses penyerbukan tanaman di sekitar perkebunan warga,” pungkas Brigjen TNI Sriyanto.

Dengan pendekatan tersebut, pagar lebah di TNWK diharapkan menjadi solusi yang memberikan manfaat dari dua sisi sekaligus: membantu menjaga gajah tetap berada di habitatnya dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi.***

Source: OSCAR SIHOTANG
Tags: Apis ceranaBrigjen TNI Sriyantobudidaya lebahdesa penyanggaekonomi wargagajah Sumatrakonflik manusia dan gajahkonservasi berbasis masyarakatkonservasi gajahlampung timurlingkunganmadupagar lebahPariwisata Lampungsatwa liarTaman Nasional Way KambasTNWKUMKM
Previous Post

Anggaran Pringsewu Naik, DPRD Minta Pemkab Jelaskan Nasib Puluhan Ribu Peserta BPJS

Next Post

Warga Lampung Tak Minta Jalan Tol, Mereka Cuma Ingin Akses ke Makam Keluarga Tak Ditutup

Related Posts

Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat, Lapas Kalianda Bangun Sinergi Lintas Sektor
Daerah

Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat, Lapas Kalianda Bangun Sinergi Lintas Sektor

Oktober 22, 2026
Bapas se-Lampung Gandeng Masyarakat, Siapkan Penguatan Pembimbingan Kemasyarakatan
Bandar Lampung

Bapas se-Lampung Gandeng Masyarakat, Siapkan Penguatan Pembimbingan Kemasyarakatan

Oktober 22, 2026
ASDP Pulihkan Layanan Express 1 Merak Usai Insiden KMP Batumandi, Tiga Penumpang Masih Dirawat
Daerah

ASDP Pulihkan Layanan Express 1 Merak Usai Insiden KMP Batumandi, Tiga Penumpang Masih Dirawat

Oktober 22, 2026
Polemik Plt Kepala SDN 2 Talang Memanas, Hesty Kembali Masuk Sekolah, Priyo Belum Bertugas
Bandar Lampung

Polemik Plt Kepala SDN 2 Talang Memanas, Hesty Kembali Masuk Sekolah, Priyo Belum Bertugas

Oktober 22, 2026
Bukan Sekadar Pembimbingan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keterampilan Hidroponik
Daerah

Bukan Sekadar Pembimbingan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keterampilan Hidroponik

Oktober 21, 2026
Kalapas Kalianda dan Bupati Lampung Selatan Bahas Sinergi Pembinaan
Daerah

Kalapas Kalianda dan Bupati Lampung Selatan Bahas Sinergi Pembinaan

Oktober 21, 2026
Next Post
Warga Lampung Tak Minta Jalan Tol, Mereka Cuma Ingin Akses ke Makam Keluarga Tak Ditutup

Warga Lampung Tak Minta Jalan Tol, Mereka Cuma Ingin Akses ke Makam Keluarga Tak Ditutup

Karhutla TNWK Jangan Terulang, Komisi IV DPR RI Desak Penguatan Deteksi Dini

Karhutla TNWK Jangan Terulang, Komisi IV DPR RI Desak Penguatan Deteksi Dini

Mantan Pengurus Bongkar Pengelolaan Dana BUMKAM Kayubatu, Rp80 Juta Disebut Tak Jelas

Mantan Pengurus Bongkar Pengelolaan Dana BUMKAM Kayubatu, Rp80 Juta Disebut Tak Jelas

Asah Literasi Pelajar, PWI Pringsewu Beri Diklat Dasar Jurnalistik di MAN 1

Asah Literasi Pelajar, PWI Pringsewu Beri Diklat Dasar Jurnalistik di MAN 1

Medan Ekstrem, Petugas Jalan Kaki Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbukitan Parerejo

Medan Ekstrem, Petugas Jalan Kaki Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbukitan Parerejo

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Jokowi Bantah Dirinya Dianggap Menjegal Anies di Pilkada Jakarta dan Jabar

Jokowi Imbau Menterinya untuk Jaga Stabilitas

September 13, 2024
GMNI Metro Ingatkan Polda Lampung Jangan Hanya Tangkap Pekerja Tambang Ilegal

GMNI Metro Ingatkan Polda Lampung Jangan Hanya Tangkap Pekerja Tambang Ilegal

Maret 13, 2026
Bupati Pringsewu Resmi Tutup PD-PKPNU Angkatan XI: Cetak Kader NU Moderat dan Berkarakter

Bupati Pringsewu Resmi Tutup PD-PKPNU Angkatan XI: Cetak Kader NU Moderat dan Berkarakter

April 21, 2025
Program Makan Bergizi Gratis, Langkah Nyata Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Gizi Nasional

Program Makan Bergizi Gratis, Langkah Nyata Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Gizi Nasional

Juli 16, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat, Lapas Kalianda Bangun Sinergi Lintas Sektor
  • Bapas se-Lampung Gandeng Masyarakat, Siapkan Penguatan Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Politik RUU Kontroversial: Mengapa Selalu Mengundang Pro dan Kontra?
  • ASDP Pulihkan Layanan Express 1 Merak Usai Insiden KMP Batumandi, Tiga Penumpang Masih Dirawat
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In