Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Rabu, Oktober 7, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Sekdaprov Marindo Kurniawan Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital, Bahas Masa Depan Ekonomi Digital

Melda by Melda
Agustus 13, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Sekdaprov Marindo Kurniawan Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital, Bahas Masa Depan Ekonomi Digital

BACA JUGA

Integrasikan Penataan Aset dan Penataan Akses, Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Dukung Pelaksanaan Reforma Agraria

Jaga Keamanan Pelabuhan, ASDP Bakauheni Terapkan Face Recognition hingga Stiker Kendaraan

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

Source: WAHYUDIN
Tags: EkonomiDigitalMarindoKurniawanPemprovLampungSekdaprovLampungTransformasiDigital
Previous Post

7 Generasi Berevolusi, Galaxy Z8 Series Bawa Samsung ke Era Baru Smartphone Lipat

Next Post

Koperasi Merah Putih Segera Launching? Dinas Koperasi Lampung Masih Bungkam

Related Posts

Integrasikan Penataan Aset dan Penataan Akses, Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Dukung Pelaksanaan Reforma Agraria
Daerah

Integrasikan Penataan Aset dan Penataan Akses, Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Dukung Pelaksanaan Reforma Agraria

Oktober 7, 2026
Jaga Keamanan Pelabuhan, ASDP Bakauheni Terapkan Face Recognition hingga Stiker Kendaraan
Daerah

Jaga Keamanan Pelabuhan, ASDP Bakauheni Terapkan Face Recognition hingga Stiker Kendaraan

Oktober 7, 2026
Ratusan Warga Lampung Selatan Bergemuruh Saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Daerah

Ratusan Warga Lampung Selatan Bergemuruh Saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Oktober 6, 2026
89 Kg Sabu dan Ribuan Etomidate Disita, 7 Tersangka Diamankan Polda Lampung
Bandar Lampung

89 Kg Sabu dan Ribuan Etomidate Disita, 7 Tersangka Diamankan Polda Lampung

Oktober 6, 2026
Merah Putih Berjaya, Ratusan Warga Lampung Selatan Larut dalam Euforia Juara Timnas
Daerah

Merah Putih Berjaya, Ratusan Warga Lampung Selatan Larut dalam Euforia Juara Timnas

Oktober 6, 2026
Dugaan Intimidasi Jurnalis di Agenda Gubernur Lampung, AJI Desak Klarifikasi
Bandar Lampung

Dugaan Intimidasi Jurnalis di Agenda Gubernur Lampung, AJI Desak Klarifikasi

Oktober 6, 2026
Next Post
Koperasi Merah Putih Segera Launching? Dinas Koperasi Lampung Masih Bungkam

Koperasi Merah Putih Segera Launching? Dinas Koperasi Lampung Masih Bungkam

Lampung Selatan Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Berkat Program HELAU

Lampung Selatan Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Berkat Program HELAU

Polisi Amankan 98 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Polisi Amankan 98 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Nusron Wahid Tegaskan Transformasi ATR/BPN untuk Persempit Gerak Mafia Tanah

Nusron Wahid Tegaskan Transformasi ATR/BPN untuk Persempit Gerak Mafia Tanah

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan Pringsewu Rp1,138 Triliun dan Belanja Rp1,147 Triliun

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan Pringsewu Rp1,138 Triliun dan Belanja Rp1,147 Triliun

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

RAPBD Tanggamus 2026 Diserahkan, Fokus Utama Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

RAPBD Tanggamus 2026 Diserahkan, Fokus Utama Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Oktober 31, 2025
SMA Siger Disorot Aparat, Asroni Paslah Dorong Solusi ala Jawa Barat

Saat Anak Rentan Terabaikan, Pemkot Bandar Lampung Prioritaskan SMA Swasta

Februari 6, 2026
Rakor POP Triwulan II 2025, Bupati Parosil Tekankan Inovasi, Aksi Lapangan, dan Peran Medsos

Rakor POP Triwulan II 2025, Bupati Parosil Tekankan Inovasi, Aksi Lapangan, dan Peran Medsos

Juli 16, 2025
LBH Nilai Pemasangan Plang TNI AU Ancam Hak Warga Tulang Bawang

LBH Nilai Pemasangan Plang TNI AU Ancam Hak Warga Tulang Bawang

Mei 5, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Integrasikan Penataan Aset dan Penataan Akses, Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Dukung Pelaksanaan Reforma Agraria
  • Jaga Keamanan Pelabuhan, ASDP Bakauheni Terapkan Face Recognition hingga Stiker Kendaraan
  • Teror Pencurian Rumah Kosong di Kalianda Terungkap, Mpep Diciduk Polisi
  • Ratusan Warga Lampung Selatan Bergemuruh Saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In