Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Sekdaprov Marindo Kurniawan Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital, Bahas Masa Depan Ekonomi Digital

Melda by Melda
Agustus 13, 2026
in Bandar Lampung, Daerah
Sekdaprov Marindo Kurniawan Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital, Bahas Masa Depan Ekonomi Digital

BACA JUGA

Motor Dicuri Berhasil Ditemukan, Kapolres Lampung Selatan Serahkan Langsung ke Korban

Karhutla Way Kambas Capai 673,4 Hektare, Pangdam Kerahkan Prajurit dan Mobil Pemadam

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

INSIDE POLITIK- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti pembelajaran transformasi digital nasional bertajuk “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara secara virtual meeting, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut membahas penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.

Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah dan Prof. Burhanuddin Muhtadi selaku Indikator Politik dan Guru Besar UIN.

Dalam materinya, Edwin Hidayat Abdullah membahas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, khususnya terkait distribusi nilai ekonomi digital, penguatan ekosistem melalui 6C (Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis), serta pentingnya membangun ekosistem digital yang resilient, independent, dan sovereign.

Edwin menjelaskan penguatan ekosistem digital melalui enam elemen, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.

Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan untuk membangun ekonomi digital yang kompetitif dan inklusif.

Transformasi digital Indonesia juga perlu diarahkan menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign, dengan penguatan talenta, pembiayaan inovasi, regulasi, serta industri teknologi domestik.

Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik, termasuk pentingnya membangun dukungan politik, memahami kepentingan pemangku kepentingan, serta memperkuat komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik secara teknokratik belum tentu memperoleh dukungan politik maupun publik.

Menurut Burhanuddin, keberhasilan kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan konstituen, komunikasi publik yang baik, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.

DPR juga perlu dipandang sebagai mitra dengan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi.

Keikutsertaan Sekdaprov Marindo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan dan kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dalam memahami dinamika kebijakan publik serta perkembangan ekonomi digital yang semakin berpengaruh terhadap pembangunan.

Materi forum menekankan pentingnya kolaborasi, penyelarasan kepentingan, dan kepercayaan untuk memastikan kebijakan publik dan transformasi digital mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

Source: WAHYUDIN
Tags: EkonomiDigitalMarindoKurniawanPemprovLampungSekdaprovLampungTransformasiDigital
Previous Post

7 Generasi Berevolusi, Galaxy Z8 Series Bawa Samsung ke Era Baru Smartphone Lipat

Next Post

Koperasi Merah Putih Segera Launching? Dinas Koperasi Lampung Masih Bungkam

Related Posts

Motor Dicuri Berhasil Ditemukan, Kapolres Lampung Selatan Serahkan Langsung ke Korban
Daerah

Motor Dicuri Berhasil Ditemukan, Kapolres Lampung Selatan Serahkan Langsung ke Korban

Agustus 22, 2026
Karhutla Way Kambas Capai 673,4 Hektare, Pangdam Kerahkan Prajurit dan Mobil Pemadam
Daerah

Karhutla Way Kambas Capai 673,4 Hektare, Pangdam Kerahkan Prajurit dan Mobil Pemadam

Agustus 22, 2026
Geger Dugaan Bullying di MTsN Kalianda, Siswi Kelas VII Disebut Diperlakukan Tak Pantas
Daerah

Geger Dugaan Bullying di MTsN Kalianda, Siswi Kelas VII Disebut Diperlakukan Tak Pantas

Agustus 22, 2026
AJI dan Ilkom Unila Perkuat Jurnalisme Data, Transparansi Pemerintah Jadi Sorotan
Daerah

AJI dan Ilkom Unila Perkuat Jurnalisme Data, Transparansi Pemerintah Jadi Sorotan

Agustus 22, 2026
Warga Lampung Selatan Serahkan Dua Senpi Rakitan dan Empat Amunisi ke Polisi
Daerah

Warga Lampung Selatan Serahkan Dua Senpi Rakitan dan Empat Amunisi ke Polisi

Agustus 22, 2026
Gala Dinner di Mahan Agung Awali Rakernas I APTISI di Lampung
Bandar Lampung

Gala Dinner di Mahan Agung Awali Rakernas I APTISI di Lampung

Agustus 22, 2026
Next Post
Koperasi Merah Putih Segera Launching? Dinas Koperasi Lampung Masih Bungkam

Koperasi Merah Putih Segera Launching? Dinas Koperasi Lampung Masih Bungkam

Lampung Selatan Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Berkat Program HELAU

Lampung Selatan Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Berkat Program HELAU

Polisi Amankan 98 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Polisi Amankan 98 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

Nusron Wahid Tegaskan Transformasi ATR/BPN untuk Persempit Gerak Mafia Tanah

Nusron Wahid Tegaskan Transformasi ATR/BPN untuk Persempit Gerak Mafia Tanah

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan Pringsewu Rp1,138 Triliun dan Belanja Rp1,147 Triliun

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan Pringsewu Rp1,138 Triliun dan Belanja Rp1,147 Triliun

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Super Koalisi Khofifah-Emil di Pilgub Jatim Tak Mampu Dongkrak Elektabilitas yang Hanya 26 persen

Super Koalisi Khofifah-Emil di Pilgub Jatim Tak Mampu Dongkrak Elektabilitas yang Hanya 26 persen

Juli 24, 2024
Ada Nama Mulyono Dibalik Penjegalan Anies di Pilgub Jabar, Jokowi?

Ada Nama Mulyono Dibalik Penjegalan Anies di Pilgub Jabar, Jokowi?

Agustus 30, 2024
LKPJ 2025 Diserahkan, Bupati Pringsewu Paparkan Capaian dan Evaluasi Kinerja

LKPJ 2025 Diserahkan, Bupati Pringsewu Paparkan Capaian dan Evaluasi Kinerja

Maret 3, 2026
RUU TNI: Mengoptimalkan Peran TNI dalam Menjaga NKRI

RUU TNI: Mengoptimalkan Peran TNI dalam Menjaga NKRI

Maret 19, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Motor Dicuri Berhasil Ditemukan, Kapolres Lampung Selatan Serahkan Langsung ke Korban
  • Karhutla Way Kambas Capai 673,4 Hektare, Pangdam Kerahkan Prajurit dan Mobil Pemadam
  • Geger Dugaan Bullying di MTsN Kalianda, Siswi Kelas VII Disebut Diperlakukan Tak Pantas
  • AJI dan Ilkom Unila Perkuat Jurnalisme Data, Transparansi Pemerintah Jadi Sorotan

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In