Kamis, April 30, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengapa Media Bisa Menggiring Persepsi

Melda by Melda
Februari 17, 2026
in Pemerintahan
Mengapa Media Bisa Menggiring Persepsi

 

INSIDE POLITIK-Media massa hadir sebagai sumber informasi utama dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik fungsi informatifnya, media juga memiliki kekuatan besar dalam membentuk cara pandang publik terhadap suatu peristiwa, tokoh, atau kebijakan. Di sinilah muncul pertanyaan penting: mengapa media bisa menggiring persepsi dan bagaimana hukum memandang fenomena ini?

BACA JUGA

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur

Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat

Peran Strategis Media dalam Masyarakat

Media tidak sekadar menyampaikan fakta. Ia juga memilih sudut pandang, narasi, dan penekanan tertentu. Pilihan ini sering kali menentukan bagaimana publik memahami realitas.

Dalam konteks hukum dan demokrasi, media disebut sebagai pilar keempat. Artinya, media berperan mengawasi kekuasaan sekaligus menjadi jembatan informasi antara negara dan warga.

Namun, kekuatan besar ini juga membawa potensi masalah jika tidak disertai tanggung jawab.

Bagaimana Media Menggiring Persepsi Publik?

Framing: Cara Membingkai Fakta

Framing adalah teknik media dalam menyajikan fakta dengan sudut pandang tertentu. Fakta yang sama bisa menimbulkan kesan berbeda, tergantung bagaimana ia dibingkai.

Misalnya, sebuah aksi demonstrasi dapat diberitakan sebagai “penyampaian aspirasi” atau “gangguan ketertiban umum”. Pilihan kata ini sangat memengaruhi emosi dan penilaian pembaca.

Agenda Setting: Menentukan Apa yang Penting

Media juga berperan dalam menentukan isu apa yang dianggap penting oleh publik. Isu yang sering diberitakan akan terasa lebih mendesak dibandingkan isu lain yang jarang muncul.

Inilah yang membuat media mampu menggiring perhatian publik, meskipun tidak selalu memanipulasi fakta secara langsung.

Repetisi dan Penekanan

Informasi yang diulang-ulang cenderung dianggap benar atau penting. Dalam jangka panjang, repetisi narasi tertentu dapat membentuk opini kolektif.

Di sinilah kekuatan media bekerja secara halus, namun efektif.

Perspektif Hukum: Batas Kebebasan Media

Kebebasan Pers Dijamin Undang-Undang

Di Indonesia, kebebasan pers dijamin melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Media berhak mencari, memperoleh, dan menyebarkan informasi.

Kebebasan ini penting untuk menjaga demokrasi dan mencegah otoritarianisme.

Tanggung Jawab Hukum Media

Namun, kebebasan tersebut tidak bersifat absolut. Media tetap terikat pada kewajiban hukum dan etika, seperti asas keberimbangan, akurasi, dan praduga tak bersalah.

Jika media menggiring persepsi hingga merugikan hak seseorang, mencemarkan nama baik, atau menyebarkan informasi menyesatkan, maka konsekuensi hukum dapat muncul.

Peran Kode Etik Jurnalistik

Selain hukum positif, media juga terikat pada Kode Etik Jurnalistik. Kode ini menjadi pedoman moral agar pemberitaan tidak menyimpang dari kepentingan publik.

Sayangnya, dalam praktik, tekanan ekonomi dan politik kerap memengaruhi independensi media.

Faktor Ekonomi dan Politik di Balik Pemberitaan

Media adalah institusi yang juga harus bertahan secara finansial. Ketergantungan pada iklan dan kepentingan pemilik modal dapat memengaruhi arah pemberitaan.

Dalam situasi tertentu, narasi yang dibangun media bisa selaras dengan kepentingan tertentu, baik secara sadar maupun tidak.

Hal inilah yang membuat pembaca perlu bersikap kritis terhadap setiap informasi.

Dampak Penggiringan Persepsi bagi Masyarakat

Penggiringan persepsi dapat memicu polarisasi, kesalahpahaman, bahkan konflik sosial. Opini publik yang terbentuk tanpa pemahaman utuh berpotensi merugikan proses hukum dan demokrasi.

Dalam kasus hukum, misalnya, pemberitaan yang tidak berimbang bisa memengaruhi persepsi publik terhadap pihak yang sebenarnya belum diputus bersalah.

Tips Praktis agar Tidak Mudah Terpengaruh

Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat perlu membekali diri dengan literasi media. Berikut beberapa tips sederhana:

  1. Baca lebih dari satu sumber untuk membandingkan sudut pandang.
  2. Perhatikan judul dan diksi, karena kata-kata emosional sering dipakai untuk menggiring opini.
  3. Pisahkan fakta dan opini dalam sebuah berita.
  4. Pahami konteks hukum, terutama dalam berita yang menyangkut kasus pidana atau perdata.

Dengan sikap kritis, publik tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga penjaga kualitas demokrasi.***

Source: Tendri
Tags: framing mediakebebasan persliterasi mediamedia dan hukumpersepsi publik
Previous Post

Politik Energi dan Kepentingan Global

Next Post

Eva Dwiana Disorot dalam Kontroversi Dana Hibah Pendidikan

Related Posts

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur
Pemerintahan

Dinamika Pilkada dan Tantangan Netralitas Aparatur

Maret 5, 2026
Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat
Pemerintahan

Politik Kebijakan Publik dan Dampaknya bagi Masyarakat

Maret 4, 2026
Mengapa Debat Capres Tak Bermutu
Pemerintahan

Mengapa Debat Capres Tak Bermutu

Februari 28, 2026
Politik Lingkungan yang Tak Populer
Pemerintahan

Politik Lingkungan yang Tak Populer

Februari 27, 2026
Mengapa KPK Jadi Arena Rebutan
Pemerintahan

Mengapa KPK Jadi Arena Rebutan

Februari 24, 2026
Manuver Ketua Umum di Tahun Politik
Pemerintahan

Manuver Ketua Umum di Tahun Politik

Februari 24, 2026
Next Post
Eva Dwiana Disorot dalam Kontroversi Dana Hibah Pendidikan

Eva Dwiana Disorot dalam Kontroversi Dana Hibah Pendidikan

Isu Dana Rp60 Miliar hingga DAU Tertahan, Pemkot Bandar Lampung Jadi Sorotan

ASN Bandar Lampung Keluhkan Tukin Belum Cair, Publik Soroti Kinerja Pemkot

Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS Gelar Lomba Cipta Puisi dan Cerpen Gratis untuk Pelajar dan Mahasiswa

Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS Gelar Lomba Cipta Puisi dan Cerpen Gratis untuk Pelajar dan Mahasiswa

Kunjungan Zita Anjani Perkuat Ekonomi Kreatif di Kecamatan Natar

Kunjungan Zita Anjani Perkuat Ekonomi Kreatif di Kecamatan Natar

Politik sebagai Seni Mengatur Kepentingan Publik

Politik sebagai Seni Mengatur Kepentingan Publik

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Konflik Internal BLUD Segala Mider Melebar, DPRD Minta Penyegaran Manajerial 31 Puskesmas

Konflik Internal BLUD Segala Mider Melebar, DPRD Minta Penyegaran Manajerial 31 Puskesmas

Januari 15, 2026
Ridwan Kamil Sesumbar, Tak Takut Lawan Anies di Pilkada Jakarta

WARGA JAKARTA!Ingat Baik-baik ini Janji Ridwan Kamil-Suswono Jika Terpilih

Agustus 20, 2024
Yasonna Benarkan Dirinya Bakal Dicopot Jokowi

Ini 3 Kasus yang Membelit Mantan Menkumham Yasonna Laoly

Desember 27, 2024
LHP BPK Disebut Informasi Publik, Pemkot Bandar Lampung Disorot

LHP BPK Disebut Informasi Publik, Pemkot Bandar Lampung Disorot

April 20, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Ratusan Warga Pringsewu Terima Bantuan Sosial ATENSI, Ini Rinciannya
  • Sederhana namun Bermakna, Milad ke-1 TTKKBI Digelar di Kalianda
  • Ketimpangan Anggaran Pendidikan, Sekolah Swasta Nol BOP, 4 Sekolah Dapat Miliaran
  • Dari Kemarahan ke Kritik, Membaca Satire “Hantam Goblok yang Kejam”

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In