Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, Oktober 13, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

KKN STIT Pringsewu Edukasi Warga Margosari, Pencegahan Kekerasan Dimulai dari Keluarga

Melda by Melda
Agustus 27, 2026
in Daerah, Pringsewu
KKN STIT Pringsewu Edukasi Warga Margosari, Pencegahan Kekerasan Dimulai dari Keluarga

INSIDE POLITIK- Upaya mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan perlu dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Pesan tersebut menjadi salah satu pokok utama dalam kegiatan sosialisasi Perlindungan dan Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan yang digelar mahasiswa KKN STIT Pringsewu bersama sekitar 100 ibu-ibu jamaah Yasinan Margosari.

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Mbah Silem, Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Rabu (26/8/2026).

BACA JUGA

Mocaf Jadi Andalan! DPRD Pringsewu Jajaki Pengembangan Sentra IKM ke Pusat

Kinerja PTSP Tanggamus Dapat Predikat Baik, Iklim Investasi Daerah Jadi Sorotan

Sosialisasi yang dimulai pukul 14.00 WIB itu menghadirkan Dr. Dedi Irawan, S.E., M.E.Sy. sebagai narasumber.

Suasana kegiatan berlangsung akrab dan interaktif. Para jamaah tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Pembahasan mencakup hubungan antara orang tua dan anak, pendidikan, kehidupan rumah tangga, hingga pembinaan generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ustad Saifudin selaku tokoh agama, seluruh mahasiswa KKN STIT Pringsewu, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ustadz Zainuri, M.Pd.

Keluarga Jadi Benteng Pertama

Dalam pemaparannya, Dr. Dedi Irawan menegaskan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dan perempuan.

Menurutnya, rumah seharusnya menjadi tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, sekaligus keteladanan.

Karena itu, pencegahan kekerasan tidak cukup hanya dilakukan ketika kasus sudah terjadi. Upaya tersebut harus dibangun melalui pola komunikasi, pengasuhan, dan kepedulian sejak dari lingkungan keluarga.

“Pencegahan kekerasan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat. Kita perlu membangun kepedulian bersama agar anak terlindungi, perempuan mendapatkan perlindungan, dan keluarga menjadi tempat yang aman serta nyaman,” ujar Dedi.

Ia juga mengajak para jamaah untuk mengenali berbagai bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya yang dapat terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Menurut Dedi, masyarakat tidak boleh membiarkan kekerasan berlangsung hanya karena menganggap persoalan tersebut sebagai urusan pribadi keluarga.

Sebaliknya, kepedulian masyarakat diperlukan agar korban mendapatkan perlindungan dan penanganan yang tepat.

“Jangan diam ketika mengetahui ada kekerasan. Kita harus berani peduli, mencegah, melaporkan, dan memberikan perlindungan kepada korban,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dedi juga menjelaskan sejumlah dasar hukum yang berkaitan dengan perlindungan anak dan perempuan, di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT), serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Jamaah Antusias Bahas Persoalan Keluarga

Antusiasme jamaah terlihat dari sejumlah pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber.

Salah satunya datang dari Ustadzah Sri Hartati, Wakil Ketua Muslimat, yang menanyakan bagaimana membangun hubungan agar anak dapat bersahabat dengan ibunya serta bagaimana cara memberikan nasihat kepada suami.

Menjawab pertanyaan tersebut, Dedi menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dalam keluarga.

Menurutnya, hubungan antara orang tua dan anak tidak cukup hanya dibangun dengan aturan dan perintah. Anak juga membutuhkan orang tua yang mau mendengarkan, memahami perasaan, memberikan contoh, dan menjadi tempat yang aman ketika menghadapi persoalan.

“Anak yang merasa didengar akan lebih mudah menerima nasihat. Karena itu, jangan hanya menjadi orang tua yang menyuruh, tetapi jadilah orang tua yang mau mendengar dan menjadi sahabat bagi anak,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa nasihat kepada pasangan maupun anggota keluarga sebaiknya disampaikan dengan cara yang baik, penuh kesabaran, dan tidak menggunakan kekerasan.

Pertanyaan lain disampaikan Ustad Saifudin mengenai perjalanan pendidikan Dedi hingga berhasil menyelesaikan pendidikan S3 dan kemudian berkiprah sebagai dosen.

Dedi menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak diperoleh secara instan. Dibutuhkan ketekunan, disiplin, kesabaran, serta kemauan untuk terus belajar.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan pentingnya peran orang tua dalam memberikan motivasi pendidikan kepada anak.

Sementara itu, Ibu Painah menanyakan bagaimana cara memberikan nasihat kepada anak agar mau mengenakan busana muslim.

Dedi menjelaskan bahwa pembinaan anak akan lebih efektif apabila dilakukan melalui keteladanan, komunikasi yang baik, pemahaman, dan pendekatan persuasif.

“Anak lebih mudah mengikuti apa yang dilihat daripada apa yang hanya didengar. Karena itu, keteladanan orang tua sangat penting dalam mendidik anak,” ujarnya.

KKN STIT Pringsewu Dorong Kepedulian Masyarakat

Ustadz Aprianto, Wakil Ketua KKN STIT Pringsewu, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak dan perempuan.

Ia berharap ibu-ibu jamaah Yasinan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi juga dapat menjadi penggerak kepedulian di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap ibu-ibu jamaah tidak hanya memahami pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar Aprianto.

Senada dengan itu, Muhammad Arif Abdullah, Ketua KKN STIT Pringsewu, mengatakan kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi anak dan perempuan serta mencegah kekerasan sejak dari keluarga,” ujar Muhammad Arif Abdullah.

Perlindungan Anak dan Perempuan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ustadz Zainuri, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN STIT Pringsewu.

Menurut Zainuri, mahasiswa KKN harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, memahami kebutuhan warga, serta menghadirkan kegiatan yang memberikan edukasi dan manfaat.

“Mahasiswa KKN harus mampu membangun komunikasi dengan masyarakat, memahami persoalan yang ada, dan ikut memberikan edukasi yang positif. Perlindungan anak dan perempuan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian keluarga, masyarakat, tokoh agama, dan generasi muda,” ujar Zainuri.

Ia menilai kegiatan seperti sosialisasi perlindungan anak dan perempuan penting dilakukan secara berkelanjutan karena pencegahan kekerasan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dalam suasana akrab dan penuh antusiasme.

Para jamaah mendapatkan pesan bahwa perlindungan anak dan perempuan bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, KKN STIT Pringsewu berharap semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk membangun keluarga yang penuh kasih sayang, memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak, serta berani mengambil sikap ketika menemukan adanya kekerasan.

Dari keluarga, kepedulian ditumbuhkan. Dari masyarakat, perlindungan diperkuat. Bersama, anak terlindungi, perempuan bermartabat, dan keluarga menjadi tempat yang aman serta harmonis.***

Source: WAHYU WIDODO
Tags: Dr Dedi Irawankekerasan terhadap anakkekerasan terhadap perempuanKKN STIT PringsewuPagelaran UtaraPekon Margosaripencegahan kekerasanperlindungan anakperlindungan perempuanPringsewusosialisasi perlindungan anakSTIT Pringsewu
Previous Post

Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Perkuat Sinergi

Next Post

Rusak dan Bikin Warga Waswas, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Kembali Kokoh

Related Posts

Mocaf Jadi Andalan! DPRD Pringsewu Jajaki Pengembangan Sentra IKM ke Pusat
Daerah

Mocaf Jadi Andalan! DPRD Pringsewu Jajaki Pengembangan Sentra IKM ke Pusat

Oktober 13, 2026
Kinerja PTSP Tanggamus Dapat Predikat Baik, Iklim Investasi Daerah Jadi Sorotan
Daerah

Kinerja PTSP Tanggamus Dapat Predikat Baik, Iklim Investasi Daerah Jadi Sorotan

Oktober 13, 2026
Gunawan Tegas: Jangan Hakimi Ulin Nuha Sebelum Fakta dan Bukti Diuji
Bandar Lampung

Puri Agung Klungkung Beri Penghargaan kepada Tokoh Adat Lampung Nerozely Agung Putra

Oktober 12, 2026
Gunawan Tegas: Jangan Hakimi Ulin Nuha Sebelum Fakta dan Bukti Diuji
Bandar Lampung

Gunawan Tegas: Jangan Hakimi Ulin Nuha Sebelum Fakta dan Bukti Diuji

Oktober 12, 2026
Hamartoni Ahadis Lantik 10 Pejabat Strategis, Ini Nama dan Jabatannya
Daerah

Hamartoni Ahadis Lantik 10 Pejabat Strategis, Ini Nama dan Jabatannya

Oktober 12, 2026
Wabup Agus Suranto Dorong Perempuan Tanggamus Aktif Berolahraga
Daerah

Wabup Agus Suranto Dorong Perempuan Tanggamus Aktif Berolahraga

Oktober 12, 2026
Next Post
Rusak dan Bikin Warga Waswas, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Kembali Kokoh

Rusak dan Bikin Warga Waswas, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Kembali Kokoh

Sertijab Kalapas Kalianda, DPRD Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Sinergi

Sertijab Kalapas Kalianda, DPRD Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Sinergi

Pengambilan Sumpah Jabatan di Kanwil BPN Lampung, Semangat Baru untuk Pelayanan Masyarakat

Pengambilan Sumpah Jabatan di Kanwil BPN Lampung, Semangat Baru untuk Pelayanan Masyarakat

Isu Perselingkuhan Oknum DPRD Bandar Lampung Kembali Ramai, Muncul Kabar Laporan ke Polda

Isu Perselingkuhan Oknum DPRD Bandar Lampung Kembali Ramai, Muncul Kabar Laporan ke Polda

Joni Fadly Soroti Dugaan Aktivitas Star Energy di TNBBS, Desak Bahlil Tak Perpanjang PSPE

Joni Fadly Soroti Dugaan Aktivitas Star Energy di TNBBS, Desak Bahlil Tak Perpanjang PSPE

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Daftar ke KPU Sumut, Bobby Janji 3 Tahun Beri Akses Layanan Kesehatan

MEMALUKAN!Pendukung Bobby Lempar Edy Rahmayadi dengan Botol

November 8, 2024

Ombudsman Media Online Laporkan Dugaan Ancaman Pejabat Lampung

April 30, 2026
Komnas PA Apresiasi Kinerja Polres Pringsewu dalam Penanganan Kekerasan Anak

Komnas PA Apresiasi Kinerja Polres Pringsewu dalam Penanganan Kekerasan Anak

Februari 24, 2026
Keselamatan Wisata Bahari Diperketat, KSOP Berlakukan SPOG di Pesawaran

Keselamatan Wisata Bahari Diperketat, KSOP Berlakukan SPOG di Pesawaran

Januari 24, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Mocaf Jadi Andalan! DPRD Pringsewu Jajaki Pengembangan Sentra IKM ke Pusat
  • Kinerja PTSP Tanggamus Dapat Predikat Baik, Iklim Investasi Daerah Jadi Sorotan
  • Puri Agung Klungkung Beri Penghargaan kepada Tokoh Adat Lampung Nerozely Agung Putra
  • Gunawan Tegas: Jangan Hakimi Ulin Nuha Sebelum Fakta dan Bukti Diuji
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In