Senin, September 28, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Senin, September 28, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Jangan Langsung Cabut! Ini Kondisi Gigi Berlubang yang Masih Bisa Ditambal

Melda by Melda
Juni 29, 2026
in Daerah
Jangan Langsung Cabut! Ini Kondisi Gigi Berlubang yang Masih Bisa Ditambal

Oleh: drg. Aryudhi Armis, MDSc.

Pendahuluan

BACA JUGA

Pendaftaran Ditutup, Sejumlah Pekon di Pringsewu Hanya Miliki Satu Calon

Dokumen Keuangan Sekolah Diminta, Kepsek Metro dan Lamteng Resah, Pangdam Angkat Suara

INSIDE POLITIK- Gigi berlubang atau karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering dijumpai pada semua kelompok usia. Penyakit ini terjadi akibat proses demineralisasi jaringan keras gigi yang disebabkan oleh asam hasil metabolisme bakteri plak terhadap sisa makanan, terutama gula. Bila tidak segera ditangani, kerusakan gigi akan terus berkembang dari lapisan email menuju dentin hingga mencapai pulpa (saraf gigi), sehingga menimbulkan rasa nyeri, infeksi, bahkan kehilangan gigi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa karies gigi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak dialami masyarakat di seluruh dunia.

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan pasien kepada tenaga kesehatan gigi adalah, “Apakah gigi berlubang masih bisa ditambal atau harus dicabut?” Jawabannya tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada tingkat keparahan kerusakan gigi, kondisi jaringan penyangga gigi, serta hasil pemeriksaan klinis dan radiografi oleh dokter gigi.

Prinsip pelayanan kedokteran gigi modern adalah mempertahankan gigi asli selama masih memungkinkan. Oleh karena itu, tindakan penambalan menjadi pilihan utama apabila struktur gigi masih cukup baik untuk dipertahankan. Pencabutan hanya dilakukan apabila gigi sudah tidak dapat direstorasi atau justru berpotensi menjadi sumber infeksi yang membahayakan kesehatan rongga mulut maupun kesehatan umum pasien.

Kapan Gigi Berlubang Masih Bisa Ditambal?

Penambalan gigi merupakan prosedur untuk mengembalikan bentuk, fungsi, dan kekuatan gigi setelah jaringan yang rusak dibersihkan. Sebelum dilakukan penambalan, dokter gigi akan mengangkat seluruh jaringan gigi yang mengalami karies, kemudian mengisi rongga tersebut menggunakan bahan restorasi seperti resin komposit atau semen ionomer kaca.

Secara umum, gigi masih dapat ditambal apabila memenuhi beberapa kondisi berikut:

  • Kerusakan belum menghancurkan sebagian besar mahkota gigi.
  • Akar gigi masih kuat dan sehat.
  • Tidak terdapat keretakan vertikal pada gigi.
  • Infeksi pulpa masih dapat ditangani melalui perawatan saluran akar bila diperlukan.
  • Jaringan tulang penyangga gigi masih baik.

Apabila lubang sudah mencapai saraf gigi, pasien biasanya mengeluhkan nyeri spontan, sensitif terhadap panas atau dingin, atau nyeri saat menggigit. Dalam kondisi ini, dokter gigi dapat melakukan perawatan saluran akar (root canal treatment) terlebih dahulu sebelum gigi ditambal permanen atau dipasang mahkota (crown). Dengan demikian, gigi tetap dapat dipertahankan dan berfungsi normal.

Pendekatan kedokteran gigi terkini juga mengedepankan konsep minimal intervention dentistry, yaitu mempertahankan sebanyak mungkin jaringan gigi yang masih sehat melalui tindakan pencegahan, remineralisasi pada lesi awal, dan restorasi seminimal mungkin. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menjaga kesehatan gigi jangka panjang.

Kapan Gigi Harus Dicabut?

Meskipun mempertahankan gigi merupakan prioritas utama, terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan pencabutan menjadi pilihan terbaik.

Gigi biasanya perlu dicabut apabila:

  1. Mahkota gigi telah hancur sehingga tidak memungkinkan dilakukan penambalan maupun pemasangan mahkota.
  2. Kerusakan telah mencapai akar dan struktur akar tidak lagi mampu menopang restorasi.
  3. Terjadi infeksi kronis yang luas disertai abses berulang dan prognosis gigi sangat buruk.
  4. Gigi mengalami patah vertikal hingga ke akar.
  5. Penyakit periodontal menyebabkan gigi sangat goyang akibat kehilangan tulang penyangga.
  6. Gigi menjadi sumber infeksi yang dapat mengganggu kesehatan umum pasien.

Keputusan pencabutan tidak hanya didasarkan pada ukuran lubang gigi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi jaringan sekitar, usia pasien, fungsi pengunyahan, serta kemungkinan keberhasilan perawatan konservatif. Pemeriksaan radiografi (foto rontgen) sering kali diperlukan untuk menilai kondisi akar, tulang alveolar, dan luas kerusakan.

Setelah pencabutan, pasien sebaiknya mempertimbangkan penggantian gigi yang hilang menggunakan gigi tiruan lepasan, jembatan gigi (bridge), atau implan gigi agar fungsi mengunyah, berbicara, dan estetika tetap terjaga. Kehilangan gigi yang dibiarkan dalam waktu lama dapat menyebabkan pergeseran posisi gigi lain dan gangguan gigitan.

Pencegahan Lebih Baik daripada Perawatan

Sebagian besar kasus pencabutan gigi akibat karies sebenarnya dapat dicegah apabila pasien melakukan pemeriksaan secara rutin dan memperoleh penanganan sejak dini. Semakin kecil lubang gigi ditemukan, semakin sederhana perawatannya dan semakin besar peluang mempertahankan gigi.

Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain:

  • Menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida.
  • Membersihkan sela gigi menggunakan benang gigi (dental floss).
  • Membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula.
  • Memperbanyak konsumsi air putih setelah makan.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara berkala setiap enam bulan.
  • Segera memeriksakan diri apabila muncul lubang kecil, rasa ngilu, atau nyeri pada gigi.

Kesimpulan

Tidak semua gigi berlubang harus dicabut. Sebagian besar gigi masih dapat dipertahankan melalui penambalan atau perawatan saluran akar apabila kerusakan belum terlalu parah. Sebaliknya, pencabutan dilakukan apabila struktur gigi sudah tidak dapat dipulihkan atau menjadi sumber infeksi yang membahayakan. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin ke dokter gigi menjadi langkah penting agar kerusakan dapat dideteksi lebih awal dan gigi asli tetap dapat dipertahankan selama mungkin. Prinsip pelayanan kesehatan gigi modern menekankan bahwa gigi asli adalah pilihan terbaik, sehingga pencabutan merupakan alternatif terakhir setelah seluruh upaya mempertahankan gigi tidak lagi memungkinkan.

Referensi

  1. World Health Organization. (2026). WHO Guideline on Environmentally Friendly and Less Invasive Oral Health Care for Preventing and Managing Dental Caries. Geneva: WHO.
  2. World Health Organization. (2022). Prevention and Treatment of Dental Caries with Mercury-Free Products and Minimal Intervention. Geneva: WHO.
  3. World Health Organization. (2026). WHO Calls for a Global Shift to Environmentally Friendly, Less Invasive and Affordable Oral Health Care.
  4. Fejerskov O, Nyvad B, Kidd E. Dental Caries: The Disease and Its Clinical Management. 3rd ed. Wiley Blackwell.
  5. Mount GJ, Hume WR. Preservation and Restoration of Tooth Structure. Wiley-Blackwell. Top of Form

 

 

Source: MELDA
Tags: Cabut GigiDokter GigiGigi BerlubangKaries GigiKesehatan GigiKesehatan MulutPencegahan KariesPerawatan Saluran AkarRoot Canal TreatmentTambal Gigi
Previous Post

Sat Polairud Polres Lampung Selatan Patroli Gunung Anak Krakatau, Wisatawan Diimbau Tak Mendekat

Next Post

Kurir Ganja 24 Kilogram Dibekuk di Pringsewu, Polisi Bongkar Dugaan Jaringan Lintas Provinsi

Related Posts

Pendaftaran Ditutup, Sejumlah Pekon di Pringsewu Hanya Miliki Satu Calon
Daerah

Pendaftaran Ditutup, Sejumlah Pekon di Pringsewu Hanya Miliki Satu Calon

September 27, 2026
Dokumen Keuangan Sekolah Diminta, Kepsek Metro dan Lamteng Resah, Pangdam Angkat Suara
Bandar Lampung

Dokumen Keuangan Sekolah Diminta, Kepsek Metro dan Lamteng Resah, Pangdam Angkat Suara

September 27, 2026
Bermodal 3 Akun Facebook, Pria 20 Tahun Peras Perempuan di Lampung Selatan hingga Rp289,9 Juta
Daerah

Bermodal 3 Akun Facebook, Pria 20 Tahun Peras Perempuan di Lampung Selatan hingga Rp289,9 Juta

September 26, 2026
Bukan Tolak Programnya, Warga Gisting Persoalkan Lokasi Pembangunan Gedung KDMP
Daerah

Bukan Tolak Programnya, Warga Gisting Persoalkan Lokasi Pembangunan Gedung KDMP

September 26, 2026
Cicilan Baru Berjalan 15 Bulan, Mobil Diduga Dijual Rp50 Juta, Pemilik Jadi Tersangka
Daerah

Cicilan Baru Berjalan 15 Bulan, Mobil Diduga Dijual Rp50 Juta, Pemilik Jadi Tersangka

September 25, 2026
Pelarian Berakhir di OKI, DPO Sindikat Pencurian Sapi Pringsewu Dibekuk
Daerah

Pelarian Berakhir di OKI, DPO Sindikat Pencurian Sapi Pringsewu Dibekuk

September 25, 2026
Next Post
Kurir Ganja 24 Kilogram Dibekuk di Pringsewu, Polisi Bongkar Dugaan Jaringan Lintas Provinsi

Kurir Ganja 24 Kilogram Dibekuk di Pringsewu, Polisi Bongkar Dugaan Jaringan Lintas Provinsi

Konflik Agraria Lampung Jadi Perhatian, Wamen HAM Siap Koordinasi dengan ATR/BPN dan BUMN

Konflik Agraria Lampung Jadi Perhatian, Wamen HAM Siap Koordinasi dengan ATR/BPN dan BUMN

Rapat Paripurna DPRD Tanggamus Setujui Tiga Ranperda Jadi Perda

Rapat Paripurna DPRD Tanggamus Setujui Tiga Ranperda Jadi Perda

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Swasembada Jagung Nasional

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Swasembada Jagung Nasional

DPW YLHBR-ABR Lampung Soroti Dugaan Transaksi Titik Dapur MBG: Hak Rakyat Bukan Komoditas

DPW YLHBR-ABR Lampung Soroti Dugaan Transaksi Titik Dapur MBG: Hak Rakyat Bukan Komoditas

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Bupati Pesawaran Tinjau Pengerjaan Jalan Kubu Batu – Kota Jawa di Way Khilau, Proyek Ditargetkan Rampung Oktober 2025

Bupati Pesawaran Tinjau Pengerjaan Jalan Kubu Batu – Kota Jawa di Way Khilau, Proyek Ditargetkan Rampung Oktober 2025

September 2, 2025
Mantan Menkes Siti Fadilah Supari Dukung Dharma Pongrekun di Pilkada Jakarta

Cawagub Jakarta Kun Wardana Mengaku Punya Alat Pemindah Awan untuk Atasi Banjir

September 14, 2024
DAAL Hadirkan Pertunjukan “40”, Kolaborasi Seni Gerak dan Teknologi Hologram

DAAL Hadirkan Pertunjukan “40”, Kolaborasi Seni Gerak dan Teknologi Hologram

April 28, 2026
Tanggamus Colour Run 2025: Ribuan Warga Meriahkan, Bupati Saleh Asnawi Dorong Olahraga dan UMKM Lokal

Tanggamus Colour Run 2025: Ribuan Warga Meriahkan, Bupati Saleh Asnawi Dorong Olahraga dan UMKM Lokal

Agustus 31, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Pendaftaran Ditutup, Sejumlah Pekon di Pringsewu Hanya Miliki Satu Calon
  • Dokumen Keuangan Sekolah Diminta, Kepsek Metro dan Lamteng Resah, Pangdam Angkat Suara
  • Bermodal 3 Akun Facebook, Pria 20 Tahun Peras Perempuan di Lampung Selatan hingga Rp289,9 Juta
  • Bukan Tolak Programnya, Warga Gisting Persoalkan Lokasi Pembangunan Gedung KDMP
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In