INSIDE POLITIK- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengunjungi keluarga almarhum Dedi Setiawan, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, yang meninggal dunia di Melaka, Malaysia. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah, Rabu (22/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh keluarga almarhum di kediamannya.
Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Dedi Setiawan, serta menyerahkan bantuan sosial dan santunan dari pemerintah daerah dan BAZNAS sebagai bentuk dukungan moral.
“Kami turut berduka cita atas kepergian almarhum. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Pringsewu yang turut memberikan bantuan kepada keluarga almarhum. Menurutnya, kontribusi BAZNAS sangat penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan dana umat.
Diketahui, almarhum Dedi Setiawan (53) meninggal dunia setelah sempat menjalani penahanan oleh pihak imigrasi di Melaka, Malaysia. Berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru, almarhum meninggal akibat penyakit tuberkulosis (TBC). Jenazah telah dipulangkan ke Indonesia pada 16 April 2026 dengan fasilitasi dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Selain memberikan santunan kepada keluarga PMI, Bupati Pringsewu bersama Wakil Bupati Umi Laila dan jajaran juga menyalurkan bantuan kepada warga lain yang membutuhkan. Di antaranya Abdul Salam (70), warga Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras, serta Ani, warga Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, yang termasuk dalam kategori penyandang masalah kesejahteraan sosial.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam kondisi darurat maupun sebagai bagian dari program kesejahteraan sosial berkelanjutan.***




















