Selasa, November 3, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengapa Elite Gemar Main Dua Kaki

Melda by Melda
Februari 22, 2026
in Pemerintahan
Mengapa Elite Gemar Main Dua Kaki

 

INSIDE POLITIK-Dalam dunia politik dan kekuasaan, istilah main dua kaki sering dipakai untuk menggambarkan sikap elite yang menjaga hubungan dengan lebih dari satu kubu sekaligus. Di satu sisi terlihat netral atau loyal, di sisi lain tetap membuka jalur aman jika peta kekuasaan berubah. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan hukum dan etika publik: mengapa elite gemar main dua kaki dan apa dampaknya bagi demokrasi?

BACA JUGA

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi

Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka

Artikel ini membahasnya dengan pendekatan hukum yang dekat dengan realitas sehari-hari.

Memahami Makna “Main Dua Kaki”

Secara sederhana, main dua kaki adalah strategi politik untuk bertahan. Elite menjaga posisi dengan tidak mengunci dukungan secara tegas, sambil mengamankan kepentingan pribadi atau kelompok.

Praktik ini kerap dibungkus bahasa diplomatis: stabilitas, komunikasi lintas pihak, atau kepentingan nasional. Namun, di balik itu ada kalkulasi kekuasaan yang matang.

Akar Masalah: Politik yang Minim Kepastian

Sistem yang Berubah Cepat

Dalam sistem politik yang dinamis, peta koalisi dan kekuasaan bisa berubah cepat. Elite yang mengikatkan diri pada satu kubu berisiko tersingkir saat konstelasi bergeser.

Main dua kaki menjadi mekanisme perlindungan diri untuk tetap relevan, apa pun hasilnya.

Budaya Politik Transaksional

Budaya politik transaksional mendorong elite memandang dukungan sebagai komoditas. Loyalitas menjadi fleksibel, tergantung manfaat yang diperoleh.

Dalam iklim seperti ini, konsistensi sikap sering kalah oleh kepentingan jangka pendek.

Perspektif Hukum: Abu-abu yang Dimanfaatkan

Tidak Selalu Melanggar Hukum

Secara hukum positif, main dua kaki sering kali tidak langsung melanggar aturan. Selama tidak ada pelanggaran pidana, konflik kepentingan yang jelas, atau penyalahgunaan wewenang, praktik ini sulit disentuh.

Inilah celah yang kerap dimanfaatkan elite untuk tetap “aman” secara legal.

Etika Publik yang Terabaikan

Meski legal, praktik ini menimbulkan persoalan etika. Hukum administrasi dan etika jabatan menuntut integritas, kepastian sikap, dan akuntabilitas.

Ketika elite ambigu, publik menjadi pihak yang dirugikan karena kebijakan cenderung tidak konsisten.

Dampak bagi Kebijakan Publik

Kebijakan Setengah Hati

Elite yang main dua kaki cenderung melahirkan kebijakan kompromistis yang tidak tuntas. Keputusan diambil untuk menyenangkan banyak pihak, bukan untuk menyelesaikan masalah.

Akibatnya, implementasi kebijakan sering lambat dan membingungkan masyarakat.

Melemahkan Kepercayaan Publik

Ketidakjelasan sikap elite menggerus kepercayaan publik. Masyarakat sulit menilai komitmen pemimpin terhadap janji dan programnya.

Dalam jangka panjang, ini merusak legitimasi institusi negara.

Mengapa Publik Sulit Mengoreksi?

Asimetri Informasi

Elite memiliki akses informasi dan jaringan yang luas, sementara publik hanya melihat hasil akhir. Banyak manuver terjadi di ruang tertutup.

Kondisi ini membuat pengawasan publik tidak efektif.

Lemahnya Sanksi Sosial dan Politik

Tanpa sanksi yang tegas—baik hukum maupun politik—praktik main dua kaki akan terus berulang. Elite belajar bahwa sikap ambigu jarang berbiaya tinggi.

Pemilih pun sering terjebak pada figur, bukan rekam jejak konsistensi.

Peran Hukum dan Institusi Pengawas

Transparansi dan Aturan Konflik Kepentingan

Penguatan aturan konflik kepentingan dan transparansi keputusan menjadi kunci. Hukum harus mendorong keterbukaan afiliasi dan proses pengambilan keputusan.

Semakin transparan, semakin sempit ruang bermain dua kaki.

Fungsi Parlemen, Media, dan Masyarakat Sipil

Pengawasan tidak hanya tugas aparat penegak hukum. Parlemen, media, dan masyarakat sipil berperan membuka praktik ambigu elite.

Pemberitaan berbasis data dan partisipasi publik dapat menekan manuver tersembunyi.

Main Dua Kaki dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagi masyarakat, dampaknya terasa saat kebijakan berubah-ubah atau janji tak ditepati. Program yang seharusnya pro-rakyat menjadi tertunda karena tarik-menarik kepentingan.

Situasi ini membuat publik lelah dan apatis terhadap politik.

Insight dan Tips Praktis bagi Masyarakat

Agar tidak terus dirugikan oleh praktik main dua kaki, masyarakat dapat melakukan langkah berikut:

  1. Nilai konsistensi sikap elite, bukan sekadar pernyataan publik.
  2. Ikuti rekam jejak kebijakan, apakah sejalan dengan janji dan afiliasi.
  3. Dukung transparansi dan keterbukaan data dalam pengambilan keputusan.
  4. Gunakan hak pilih secara rasional, dengan mempertimbangkan integritas.

Main dua kaki mungkin strategi bertahan bagi elite, tetapi bagi demokrasi, ia adalah beban. Dengan hukum yang tegas dan publik yang kritis, ruang abu-abu ini dapat dipersempit demi kepastian dan keadilan kebijakan.***

Source: Tendri
Tags: akuntabilitas publikelite politiketika politikhukum tata negaramain dua kaki
Previous Post

Mengukur Janji Kampanye yang Terlupakan

Next Post

Politik Lokal dan Tantangan Otonomi Daerah

Related Posts

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi
Pemerintahan

Dulu Tajam Mengkritik Pemerintah, Kini Rocky Gerung Dihadapkan pada Ujian Konsistensi

Oktober 19, 2026
Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka
Pemerintahan

Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka

Oktober 9, 2026
Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?
Pemerintahan

Narasi Indonesia Ambruk vs Data Investasi: Mana yang Harus Dipercaya?

September 23, 2026
152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan
Daerah

152 Pejabat Lampung Selatan Tancap Gas, Sekda: Keberhasilan Bukan Soal Banyak Penghargaan

September 2, 2026
RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Pembahasan, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Berpihak ke Rakyat

September 2, 2026
Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945
Pemerintahan

Jika Presiden dan Wapres Kosong Bersamaan, Siapa yang Memimpin Indonesia? Ini Jawaban UUD 1945

Agustus 20, 2026
Next Post
Politik Lokal dan Tantangan Otonomi Daerah

Politik Lokal dan Tantangan Otonomi Daerah

Dari Muscam Kalianda, Golkar Pasang Target Wakil Rakyat Tiap Kecamatan

Dari Muscam Kalianda, Golkar Pasang Target Wakil Rakyat Tiap Kecamatan

Politik Beras dan Stabilitas Pemerintahan

Politik Beras dan Stabilitas Pemerintahan

Politik Kepolisian dan Kasus Tipikor

Politik Kepolisian dan Kasus Tipikor

Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel

Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel

POPULAR NEWS

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Wacana Reformasi Polri Ditolak, GMNI Metro Ingatkan Bahaya Politisasi

Wacana Reformasi Polri Ditolak, GMNI Metro Ingatkan Bahaya Politisasi

Februari 14, 2026
Upacara Bendera SMA Negeri 1 Kebun Tebu Penuh Haru, Kepala Sekolah Supriantoro Resmi Purna Tugas

Upacara Bendera SMA Negeri 1 Kebun Tebu Penuh Haru, Kepala Sekolah Supriantoro Resmi Purna Tugas

September 29, 2025
Megawati Sebut Kapolri Takut Temui Dirinya:Mungkin Dia Gemeter

Megawati Sebut Kapolri Takut Temui Dirinya:Mungkin Dia Gemeter

Agustus 27, 2024
Paripurna DPRD Tanggamus Berlangsung Kuorum, LKPJ Bupati Tahun 2025 Resmi Disetujui

Paripurna DPRD Tanggamus Berlangsung Kuorum, LKPJ Bupati Tahun 2025 Resmi Disetujui

Juni 9, 2026
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Perempuan di Rajabasa Regency Jadi Korban Kekerasan, Tekab 308 Polsek Natar Tangkap Tersangka
  • Banggar DPRD Lampung Selatan Bahas RAPBD 2027, Prioritas Pembangunan Jadi Sorotan
  • Sepuluh Organisasi di Lampung Selatan Geruduk PUPR, Desak Pengawasan Inspektorat Dibuka
  • Jejak HGU hingga HGB Way Halim Disorot, PRO RAKYAT Desak Evaluasi Menyeluruh
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In