Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Jumat, Oktober 9, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Mirza Dorong Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis Pembangunan Lampung

Melda by Melda
Agustus 23, 2026
in Daerah, Lampung
Gubernur Mirza Dorong Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis Pembangunan Lampung

INSIDE POLITIK- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekonomi di era transformasi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan ramah tamah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) I Tahun 2026 yang digelar di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu, 22 Agustus 2026.

BACA JUGA

Pasir Berkadar Tanah Tinggi Ditemukan, Komisi III Minta Material Proyek Diganti

Monitoring DPRD Pringsewu Ungkap Tunggakan Pajak Hotel, Bapenda Diminta Tegakkan Aturan

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan jajaran Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), para rektor perguruan tinggi swasta dari berbagai daerah di Indonesia, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan tinggi.

Menurut Gubernur Mirza, kehadiran para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang untuk memperkuat komunikasi dan membangun kerja sama yang lebih erat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh keluarga besar APTISI di Lampung. Terima kasih telah memilih Provinsi Lampung sebagai tempat pelaksanaan Rakernas APTISI Tahun 2026,” ujar Gubernur Mirza.

Kekayaan Daerah Harus Dibarengi SDM Unggul

Gubernur Mirza mengatakan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi maupun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Menurutnya, pengalaman sejumlah daerah menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu secara otomatis berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan Provinsi Lampung yang memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam cukup besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM dan pendidikan.

“PDRB yang tinggi belum tentu bisa memakmurkan masyarakat. Kekayaan suatu daerah belum tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa adanya SDM yang unggul,” tegasnya.

Lampung, lanjutnya, memiliki kekuatan besar pada sektor pangan dan pertanian. Berbagai komoditas seperti padi, jagung, singkong, kopi, dan kakao menjadi bagian penting dalam menopang perekonomian daerah.

Namun demikian, potensi tersebut masih menghadapi persoalan rendahnya nilai tambah. Banyak komoditas asal Lampung yang keluar dari daerah dalam bentuk bahan mentah, kemudian kembali dalam bentuk produk olahan dengan nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.

“Kesuburan tanah tidak otomatis meningkatkan kualitas SDM. Karena itu, kita harus menghubungkan kekayaan sumber daya alam dengan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Gubernur Mirza, tantangan tersebut menjadi pekerjaan bersama, khususnya bagi pemerintah dan perguruan tinggi.

Pendidikan Harus Terhubung dengan Dunia Kerja

Gubernur Mirza juga menyoroti kesenjangan antara jumlah lulusan sekolah menengah dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan desain pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan ekonomi.

Ia menilai perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan ijazah, tetapi juga harus mampu melahirkan SDM yang memiliki kompetensi, keterampilan, kreativitas, serta kemampuan dalam menciptakan peluang usaha.

“Universitas harus beradaptasi dengan industri yang akan hadir di Provinsi Lampung. Kita harus menyiapkan SDM untuk bersaing, bukan hanya untuk mencari pekerjaan,” ujarnya.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong perubahan struktur ekonomi Lampung agar lebih inklusif, terutama melalui penguatan hilirisasi komoditas dan penciptaan lapangan kerja hingga ke tingkat desa.

Ia mencontohkan potensi jagung yang tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi pakan ternak maupun berbagai produk turunannya. Demikian pula singkong, kopi, kakao, serta berbagai komoditas pertanian lainnya yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

“Kenapa hilirisasi belum maksimal dilakukan di desa? Salah satunya karena kita kekurangan SDM yang memiliki kemampuan untuk mengolahnya,” jelasnya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung ingin mendorong model pembangunan yang tidak hanya mengandalkan investasi besar, tetapi juga memperkuat industri skala kecil berbasis teknologi dan potensi lokal.

Dorong Lapangan Kerja Berbasis Desa

Dalam upaya mendorong terciptanya lapangan kerja berbasis desa, Gubernur Mirza mengungkapkan salah satu gagasan yang tengah didorong adalah pengembangan teknologi sederhana namun tepat guna di desa.

Ia mencontohkan pengembangan mesin pengering yang dapat digunakan untuk berbagai komoditas pertanian. Dengan teknologi tersebut, produk pertanian dapat diolah terlebih dahulu di desa sebelum dipasarkan sehingga mampu memberikan nilai tambah sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

“Kalau kita membangun ratusan unit pengering di desa, dampaknya bukan hanya terhadap pengolahan komoditas, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi desa,” katanya.

Menurutnya, teknologi yang diterapkan tidak selalu harus berasal dari luar negeri. Teknologi harus disesuaikan dengan karakteristik komoditas, kondisi masyarakat, serta ekosistem ekonomi daerah.

“Teknologi dari luar belum tentu cocok dengan struktur yang ada di sini. Kita harus mampu mendesain teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kekuatan daerah kita sendiri,” ujarnya.

Gubernur Mirza berharap perguruan tinggi swasta dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadapi berbagai perubahan tersebut.

Ia menyampaikan sejumlah gagasan kerja sama, antara lain pengembangan beasiswa, penguatan pendidikan vokasi, pengabdian kepada masyarakat, hingga berbagai program yang mendorong mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung di desa.

Salah satu gagasan yang disampaikan adalah program satu desa satu sarjana, khususnya untuk memperkuat ketersediaan SDM yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan di tingkat desa.

“Di Lampung masih kurang sarjana, terutama yang memiliki kompetensi sains, teknologi, teknik, dan bidang industri. Karena itu, kita ingin menyiapkan anak-anak muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pembangunan,” katanya.

Gubernur juga mengajak perguruan tinggi untuk mengembangkan model Kuliah Kerja Nyata atau KKN yang lebih solutif. Mahasiswa dari berbagai program studi dapat ditempatkan dalam satu tim untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat desa.

“Intinya sekarang kita harus mengembangkan desa. Pemerintah memiliki kewenangan, kampus menghadirkan pengetahuan, dunia usaha membuka peluang investasi, dan masyarakat menjadi pelaku pembangunan. Kalau semuanya berkolaborasi, dampaknya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menilai arah kebijakan nasional, khususnya dalam penguatan kedaulatan pangan, mulai memberikan dampak positif bagi Lampung yang memiliki basis ekonomi pertanian cukup kuat.

Ia menyebut sebagian besar masyarakat Lampung masih bergantung pada sektor pertanian, terutama komoditas padi, jagung, dan singkong. Karena itu, peningkatan kesejahteraan petani akan memberikan dampak langsung terhadap konsumsi dan aktivitas ekonomi daerah.

Namun, Gubernur mengingatkan bahwa momentum tersebut harus diikuti dengan transformasi ekonomi yang lebih berkelanjutan.

“Kita tidak boleh hanya menikmati harga komoditas yang bagus. Kita harus mendesain ulang struktur ekonomi agar masyarakat memperoleh nilai tambah yang lebih besar,” katanya.

Menurutnya, pembangunan ekonomi ke depan harus diarahkan agar masyarakat tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi juga menjadi pelaku pengolahan dan pemilik nilai tambah.

Menutup sambutannya, Gubernur Mirza kembali menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi swasta.

Ia mengajak seluruh perguruan tinggi agar tidak hanya melihat Lampung sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan, tetapi sebagai ruang bersama untuk mengembangkan inovasi, meningkatkan kualitas SDM, memperkuat ekonomi desa, dan menciptakan lapangan kerja.

“Pemerintah memiliki kewenangan, kampus menghadirkan pengetahuan, dunia usaha membuka peluang investasi, dan masyarakat menjadi pelaku pembangunan. Mari kita satukan kekuatan itu untuk mempersiapkan masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum APTISI Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi sedang menghadapi perubahan besar akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial atau AI.

Menurutnya, proses pembelajaran saat ini tidak lagi hanya berlangsung di ruang kelas. Pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai sumber, termasuk melalui perkembangan teknologi digital dan media sosial.

“Dulu kita belajar hanya kepada dosen dan guru. Sekarang ilmu ada di mana-mana. Karena itu, kampus harus mampu menyesuaikan diri,” katanya.

Budi menilai perguruan tinggi harus mulai mengubah paradigma pendidikan dari sekadar berorientasi pada proses pembelajaran menuju outcome-based education, yakni pendidikan yang menekankan pada capaian kompetensi dan hasil nyata yang dimiliki mahasiswa.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan AI berpotensi mengubah banyak jenis pekerjaan dan model pembelajaran secara cepat. Karena itu, perguruan tinggi harus berani melakukan inovasi dan tidak terjebak pada sistem pendidikan yang sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, salah satu hal yang tetap menjadi kekuatan perguruan tinggi di tengah pesatnya perkembangan teknologi adalah pendidikan karakter dan akhlak.

“Perguruan tinggi yang akan tetap didatangi mahasiswa adalah kampus yang mampu mengajarkan akhlak,” ujarnya.

Budi berharap Rakernas APTISI menjadi ruang untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi disrupsi pendidikan tinggi, termasuk menyesuaikan regulasi, tata kelola, kurikulum, serta sistem pendidikan dengan perkembangan teknologi.***

Source: WAHYUDIN
Tags: AIAPTISIEkonomi DesaEkonomi LampungGubernur LampungGubernur Mirzahilirisasi pertanianKKNLapangan Kerjapemprov lampungPendidikan LampungPendidikan VokasiPerguruan Tinggi Swastarahmat mirzani djausalRakernas APTISI 2026SDM UnggulTransformasi Digital
Previous Post

Gubernur Mirza Terima Penghargaan HKBP atas Dedikasi Jaga Kerukunan di Lampung

Next Post

PTS Bersatu dari Lampung, Rakernas I APTISI Usung Semangat Indonesia Emas 2045

Related Posts

Pasir Berkadar Tanah Tinggi Ditemukan, Komisi III Minta Material Proyek Diganti
Daerah

Pasir Berkadar Tanah Tinggi Ditemukan, Komisi III Minta Material Proyek Diganti

Oktober 9, 2026
Monitoring DPRD Pringsewu Ungkap Tunggakan Pajak Hotel, Bapenda Diminta Tegakkan Aturan
Daerah

Monitoring DPRD Pringsewu Ungkap Tunggakan Pajak Hotel, Bapenda Diminta Tegakkan Aturan

Oktober 9, 2026
TNI-Polri Makin Solid, Danrem 043/Gatam Kunjungi Mapolres Lampung Selatan
Daerah

TNI-Polri Makin Solid, Danrem 043/Gatam Kunjungi Mapolres Lampung Selatan

Oktober 9, 2026
Dinas Pendidikan Fasilitasi Dialog, Ketua MKKS Tak Hadir: Ada Apa dengan Polemik FKKS?
Daerah

Dinas Pendidikan Fasilitasi Dialog, Ketua MKKS Tak Hadir: Ada Apa dengan Polemik FKKS?

Oktober 9, 2026
Tak Terdaftar RDKK, Petani di Pringsewu Tak Bisa Dapat Pupuk Bersubsidi
Daerah

Tak Terdaftar RDKK, Petani di Pringsewu Tak Bisa Dapat Pupuk Bersubsidi

Oktober 8, 2026
BNNK Lampung Selatan Dorong Pelajar Jadi Pendidik Sebaya Anti Narkotika
Daerah

BNNK Lampung Selatan Dorong Pelajar Jadi Pendidik Sebaya Anti Narkotika

Oktober 8, 2026
Next Post
PTS Bersatu dari Lampung, Rakernas I APTISI Usung Semangat Indonesia Emas 2045

PTS Bersatu dari Lampung, Rakernas I APTISI Usung Semangat Indonesia Emas 2045

Gubernur Mirza Ikuti Gerak Jalan Sehat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 RI

Gubernur Mirza Ikuti Gerak Jalan Sehat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 RI

Gubernur Mirza Tinjau SDN 2 Rama Nirwana, Delapan Ruang Kelas Butuh Penanganan

Gubernur Mirza Tinjau SDN 2 Rama Nirwana, Delapan Ruang Kelas Butuh Penanganan

Teknologi Pertanian Modern Dongkrak Produktivitas Padi Petani Lampung Tengah

Teknologi Pertanian Modern Dongkrak Produktivitas Padi Petani Lampung Tengah

Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan Jadi Perekat Bangsa

Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan Jadi Perekat Bangsa

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Upaya Anulir Putusan MK oleh DPR dan Pemerintah adalah Akal-akalan Busuk Rezim Oligarki Nepotis Pembajak Demokrasi

MK Sebut UU Pemilu dan Pilkada Jadi Undang-undang yang Paling Banyak Diuji

Januari 3, 2025
Prabowo Buka Peluang Parpol Lain Gabung Koalisi Pemerintah

Dasco Akui Ketum Parpol Mulai Setor Nama Calon Menteri ke Prabowo

September 16, 2024
Bupati Tanggamus Resmikan SPPG Banding Agung Talang Padang, Siap Layani 3.001 Siswa dengan Makan Bergizi Gratis

Bupati Tanggamus Resmikan SPPG Banding Agung Talang Padang, Siap Layani 3.001 Siswa dengan Makan Bergizi Gratis

September 30, 2025
Pembersihan Pasca Banjir di Sukajaya Lempasing Dikebut, Peran Pengusaha Sangat Diharapkan

Pembersihan Pasca Banjir di Sukajaya Lempasing Dikebut, Peran Pengusaha Sangat Diharapkan

September 4, 2025
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Pasir Berkadar Tanah Tinggi Ditemukan, Komisi III Minta Material Proyek Diganti
  • Pemilu Ulang 2027 Mengemuka, Ridwan Gema Puan Minta Dialog Nasional Dibuka
  • Monitoring DPRD Pringsewu Ungkap Tunggakan Pajak Hotel, Bapenda Diminta Tegakkan Aturan
  • TNI-Polri Makin Solid, Danrem 043/Gatam Kunjungi Mapolres Lampung Selatan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In