Kamis, April 23, 2026
  • Login
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
No Result
View All Result
Inside Politik
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper
Kamis, April 23, 2026
No Result
View All Result
Inside Politik
No Result
View All Result
Home Luar Negeri

Sykes-Picot: Garis Tak Terlihat yang Mengubah Wajah Timur Tengah Selamanya

Melda by Melda
Juni 24, 2025
in Luar Negeri
Sykes-Picot: Garis Tak Terlihat yang Mengubah Wajah Timur Tengah Selamanya

INSIDE POLITIK – Timur Tengah hari ini adalah hasil dari peta yang digambar dengan pena Eropa di atas meja diplomasi—tanpa satu pun suara dari tanah yang dipetakan. Nama dari peta itu adalah Perjanjian Sykes-Picot, sebuah kesepakatan rahasia yang hingga kini menjadi momok dalam percaturan politik, konflik, dan identitas kawasan tersebut.

Apa itu Sykes-Picot?

Ditandatangani pada Mei 1916, Perjanjian Sykes-Picot adalah hasil negosiasi rahasia antara diplomat Inggris Mark Sykes dan diplomat Prancis François Georges-Picot. Tujuannya: membagi wilayah Kekaisaran Ottoman jika Blok Sekutu menang dalam Perang Dunia I.

BACA JUGA

Fenomena Langit di Lampung Diduga Sampah Antariksa, Ini Penjelasan Awal

Uranium: Logam Berat di Persimpangan Energi dan Kehancuran Global

Tanpa sepengetahuan masyarakat Arab yang sedang berjuang bersama Inggris melawan Ottoman, wilayah mereka telah dibagi sebagai berikut:

  • Prancis mendapat kendali atas Suriah bagian utara dan Lebanon.
  • Inggris memperoleh wilayah yang kini menjadi Irak, Yordania, dan sebagian Palestina.
  • Palestina disepakati sebagai zona internasional karena nilai strategis dan religiusnya.

Janji yang Dikhianati

Saat para pemimpin Arab, melalui Korespondensi McMahon-Hussein, dijanjikan kemerdekaan oleh Inggris jika membantu perang, Sykes-Picot justru menjadi pengkhianatan terhadap janji tersebut. Bagi banyak bangsa Arab, inilah momen awal pengingkaran Barat terhadap aspirasi mereka.

Dampak Langsung: Timur Tengah yang Terfragmentasi

Setelah Kekaisaran Ottoman runtuh, wilayah-wilayah yang telah dibagi dalam Sykes-Picot mulai diisi oleh mandat kolonial Inggris dan Prancis. Negara-negara seperti Irak, Suriah, Lebanon, dan Yordania terbentuk—bukan karena kehendak rakyatnya, melainkan karena garis imajiner para penjajah.

Akibatnya:

  • Komunitas etnis dan agama terbelah dalam batas negara yang tak mencerminkan realitas budaya lokal.
  • Konflik sektarian antara Sunni, Syiah, Kurdi, Kristen, dan lainnya menjadi bom waktu yang terus meledak hingga kini.
  • Nasionalisme Arab tumbuh dalam atmosfer pengkhianatan dan kekecewaan mendalam terhadap Barat.

Warisan Sykes-Picot dalam Konflik Modern

Hingga hari ini, garis-garis warisan Sykes-Picot masih mewarnai dinamika Timur Tengah:

  1. Konflik Perbatasan
    Banyak negara di Timur Tengah masih berselisih soal batas wilayah, sebagian besar karena garis buatan kolonial yang tidak logis secara geografis maupun demografis.
  2. Sentimen Anti-Barat
    Narasi bahwa Barat adalah dalang kekacauan kawasan kian menguat, apalagi di kalangan generasi muda yang melihat sejarah sebagai pengulangan pengkhianatan.
  3. Kebangkitan Kelompok Radikal
    ISIS pernah mengumumkan ingin “menghapus garis Sykes-Picot” karena mereka melihatnya sebagai simbol ketidakabsahan batas negara modern di kawasan.
  4. Krisis Identitas Nasional
    Negara-negara hasil perjanjian ini masih bergulat dengan konflik internal yang berakar pada identitas etnis dan sektarian yang diabaikan saat pembentukan negara.

Lebih dari Sekadar Sejarah

Sykes-Picot bukan hanya dokumen usang dari masa lalu. Ia adalah cermin dari bagaimana ambisi kekuasaan global bisa membentuk, bahkan merusak, tatanan suatu wilayah selama lebih dari satu abad.

Memahami Sykes-Picot berarti memahami mengapa Timur Tengah tak kunjung damai. Ia adalah pelajaran pahit tentang bagaimana kesepakatan politik bisa menimbulkan luka sejarah yang panjang—luka yang masih berdarah hingga kini.***

Source: Arief Mulyadin
Tags: GeopolitikISISKolonialismeModernKonflikTimurTengahPerangDuniaSejarahDuniaSykesPicotTimurTengah
Previous Post

LBH Pandawa 12: Wadah Perjuangan Hukum untuk Masyarakat Tak Bersuara

Next Post

Uranium: Logam Berat di Persimpangan Energi dan Kehancuran Global

Related Posts

Fenomena Langit di Lampung Diduga Sampah Antariksa, Ini Penjelasan Awal
Luar Negeri

Fenomena Langit di Lampung Diduga Sampah Antariksa, Ini Penjelasan Awal

April 13, 2026
Uranium: Logam Berat di Persimpangan Energi dan Kehancuran Global
Luar Negeri

Uranium: Logam Berat di Persimpangan Energi dan Kehancuran Global

Juni 24, 2025
Mengungkap Asal Usul Nama “Bom Nuklir”: Dari Inti Atom hingga Simbol Kekuatan Dunia
Luar Negeri

Mengungkap Asal Usul Nama “Bom Nuklir”: Dari Inti Atom hingga Simbol Kekuatan Dunia

Juni 24, 2025
Dunia di Ujung Tanduk: Ketegangan Iran, Israel, dan AS Ancam Picu Perang Nuklir Global
Luar Negeri

Dunia di Ujung Tanduk: Ketegangan Iran, Israel, dan AS Ancam Picu Perang Nuklir Global

Juni 24, 2025
Iran, Israel, dan AS di Ambang Perang Nuklir: Dunia Hadapi Ancaman Kiamat Modern
Luar Negeri

Iran, Israel, dan AS di Ambang Perang Nuklir: Dunia Hadapi Ancaman Kiamat Modern

Juni 24, 2025
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz: Dampak Langsung bagi Harga Energi dan Stabilitas Ekonomi Indonesia
Luar Negeri

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz: Dampak Langsung bagi Harga Energi dan Stabilitas Ekonomi Indonesia

Juni 24, 2025
Next Post
Uranium: Logam Berat di Persimpangan Energi dan Kehancuran Global

Uranium: Logam Berat di Persimpangan Energi dan Kehancuran Global

FORKI Lampung Utara Dukung Penuh Atlet di Ajang Karate Piala Gubernur Lampung 2025

FORKI Lampung Utara Dukung Penuh Atlet di Ajang Karate Piala Gubernur Lampung 2025

Bupati Lampung Utara Tegaskan Pajak sebagai Pilar Pembangunan dalam Rakor Pajak Pusat dan Daerah

Bupati Lampung Utara Tegaskan Pajak sebagai Pilar Pembangunan dalam Rakor Pajak Pusat dan Daerah

Lanal Lampung Terima Kunjungan Inspektorat Koarmada RI: Perkuat Transparansi dan Tata Kelola Satuan

Lanal Lampung Terima Kunjungan Inspektorat Koarmada RI: Perkuat Transparansi dan Tata Kelola Satuan

Sambut Wajib Pajak dengan Humanis, Samsat Rajabasa Bagikan Mie Instan di Loket Pelayanan

Sambut Wajib Pajak dengan Humanis, Samsat Rajabasa Bagikan Mie Instan di Loket Pelayanan

POPULAR NEWS

KIM Plus di Pilkada Jakarta Terancam Bubar oleh Putusan MK

Skenario KIM Plus di Pilgub Lampung, RMD Diatas Angin, Arinal dan Umar Terancam?

Agustus 8, 2024
Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Nama Hanan Kembali Ramaikan Pilgub Lampung

Agustus 6, 2024
Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

Gubernur Lampung Dukung Kebangkitan Petambak Eks Dipasena Lewat Kemitraan Strategis dengan PT Sakti Biru Indonesia

September 11, 2025
Malam Ini DPP Golkar Gelar Pleno Plt Ketum Golkar Pengganti Airlangga

AMBIGU!Sudah Rekomendasikan Arinal, Golkar Kembali Usulkan Tiga Nama Kader Pendamping RMD

Agustus 7, 2024
PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

PA GMNI Lampung Siap Gelar Konferda, Siapkan Regenerasi dan Sekretariat Baru

April 10, 2025

EDITOR'S PICK

Bupati Lampung Selatan Resmikan Jalan Sukamarga–Bulok, Akses Strategis yang Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Bupati Lampung Selatan Resmikan Jalan Sukamarga–Bulok, Akses Strategis yang Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Oktober 23, 2025
Kantah Pringsewu Kukuhkan Panitia Ajudikasi dan Satgas PTSL 2025, Siap Percepat Pelayanan Pertanahan

Kantah Pringsewu Kukuhkan Panitia Ajudikasi dan Satgas PTSL 2025, Siap Percepat Pelayanan Pertanahan

Oktober 9, 2025
Pemerintah Pusat Genjot Pemda Realisasikan Program Rumah Rakyat, Layanan Kesehatan Gratis, dan Kendalikan Inflasi

Pemerintah Pusat Genjot Pemda Realisasikan Program Rumah Rakyat, Layanan Kesehatan Gratis, dan Kendalikan Inflasi

Juni 30, 2025
Reihana Out, Gerindra Beri Rekomendasi untuk Pasangan Eva-Deddy

Reihana Mau Fokus Perbaikan Kesehatan, Eva Pilih Keberlanjutan

September 24, 2024
https://insidepolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/Suara-Muda-Suara-Cerdas.mp3

About

Follow us

Kategori

  • Analisa
  • Bandar Lampung
  • casino
  • Daerah
  • E-Paper
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Luar Negeri
  • Mesuji
  • Metro
  • Nasional
  • Ngakak Politik
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pesawaran
  • Pringsewu
  • Tanggamus
  • Tulang Bawang
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Aset dan Dana Perusahaan Belum Dikembalikan, Dirut Perumda Lambar Jadi Sorotan
  • Hadiri Yudisium Unila, Marindo Motivasi Lulusan Taklukkan Tantangan Masa Depan
  • Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Madri Daud Nahkodai KAHMI Lampung Utara
  • Kantor Pertanahan Pringsewu Komitmen Selesaikan Sengketa Secara Adil

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Luar Negeri
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Ngakak Politik
  • E-Paper

© 2024 INSIDEPOLITIK.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In